Jawa Pos Radar Madiun - Melati Belanda adalah tanaman rambat yang dikenal unik karena bunganya mampu berubah warna sesuai usia mekar.
Di hari pertama berwarna putih, esoknya menjadi merah muda, dan pada hari ketiga tampil mempesona dengan warna merah cerah.
Keindahan ini membuatnya sangat cocok untuk mempercantik pagar maupun dinding rumah.
Selain warnanya yang menawan, bunga ini juga memiliki aroma manis yang kuat hingga bisa memenuhi udara sekitar taman.
Tidak hanya memperindah halaman, melati Belanda juga menarik burung, lebah, dan penyerbuk alami lainnya.
Ciri-Ciri Melati Belanda
Tanaman ini memiliki batang berwarna kekuningan dengan cabang berduri kecil. Daunnya berbentuk elips, hijau hingga hijau kekuningan, tersusun berhadapan rapi.
Bunga yang tumbuh bergerombol menciptakan tampilan yang rimbun dan menarik perhatian dari kejauhan.
Cara Merawat Melati Belanda
Meski terlihat eksotis, tanaman ini tergolong mudah dipelihara. Berikut langkah perawatannya agar selalu rajin berbunga:
1. Cahaya Matahari
Tumbuh optimal di bawah sinar matahari penuh, meski masih bisa hidup di tempat teduh sebagian.
2. Media Tanam
Gunakan tanah dengan drainase baik. Campurkan bahan organik bila tanah terlalu padat.
3. Penyiraman
Siram rutin seminggu sekali, atau 2–3 kali jika ditanam di pot dalam ruangan.
4. Pupuk
Gunakan pupuk cair dosis ringan, hindari pupuk nitrogen tinggi agar bunga tetap lebat.
5. Pemangkasan
Pangkas setelah siklus berbunga agar tanaman tetap rapi dan merangsang pertumbuhan tunas baru.
6. Hama dan Penyakit
Jika terserang kutu daun atau ulat, semprot dengan minyak nimba atau sabun cair khusus tanaman. (cor)
Editor : Andi Chorniawan