Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Doa Berhenti Hujan, Jangan Asal Dibaca saat Turun Hujan

Deni Kurniawan • Selasa, 11 November 2025 | 03:38 WIB
Seorang pemotor berkendara saat hujan.
Seorang pemotor berkendara saat hujan.

Jawa Pos Radar Madiun - Banyak yang bilang bahwa hujan adalah rezeki dari Sang Pencipta. Namun, ada kalanya di sebuah momen, hujan menjadi sebuah kendala bagi sebagian orang.

Hujan adalah rahmat, tapi kadang bisa menjadi ujian. Ketika curah hujan berlebih menyebabkan banjir atau bencana, Islam mengajarkan umatnya untuk berdoa, bukan menolak hujan, melainkan memohon agar hujan dialihkan ke tempat yang lebih bermanfaat. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW berbunyi:

 اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma hawalayna wa la ‘alayna, Allahumma alal akami wad thirobi, wa buthunil audiyyati wa manabitis syajari.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, dan jangan turunkan hujan langsung kepada kami untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, di anak-anak bukit, di lembah-lembah, dan di tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Makna Doa Berhenti Hujan

Doa ini tidak bermakna menolak rahmat Allah, melainkan memohon agar rahmat itu tersalur secara tepat. Hujan adalah salah satu bentuk tajjaliy (manifestasi kasih sayang Allah), namun ketika turun berlebihan, ia bisa menjadi ujian.

Melalui doa ini, umat diingatkan untuk tidak menyalahkan alam, melainkan memperbaiki diri dan kembali berserah kepada Sang Pencipta.

Pesan Kerendahan Hati Manusia

Manusia modern bisa membuat bendungan, kanal, hingga sistem drainase canggih.

Namun, mengatur arah dan intensitas air hujan tetap di luar kemampuan manusia.

Doa ini menjadi pengingat akan kerendahan posisi manusia di hadapan kebesaran Allah SWT.

Hanya dengan izin-Nya, air yang turun bisa menjadi sumber kehidupan atau justru bencana.

Hujan dan Kehidupan

Dalam Al-Qur’an, hujan disebut sebagai simbol kehidupan dan rahmat. Namun, agar rahmat itu membawa manfaat, manusia dituntut untuk menjaga keseimbangan alam.

Doa berhenti hujan juga bisa dimaknai sebagai bentuk kesadaran ekologis — bahwa alam harus dikelola, bukan dilawan.

Kapan Membaca Doa Ini

Doa ini tak boleh sembarang dibaca saat turun hujan. Namun, dianjurkan dibaca saat sedang berada di beberapa waktu tertentu seperti:

- Saat hujan turun terus-menerus tanpa henti.

- Ketika terjadi banjir atau ancaman longsor.

- Dalam kondisi genting, terutama ketika keselamatan masyarakat terancam.

Rasulullah SAW sendiri pernah membaca doa ini ketika hujan turun sangat lebat hingga mengganggu aktivitas umat di Madinah.

Doa berhenti hujan mengajarkan bahwa kekuatan manusia sangat terbatas di hadapan kehendak Allah SWT.

Dalam situasi apa pun—baik kemarau panjang maupun hujan tanpa henti—umat Islam diajarkan untuk tetap bersyukur dan berdoa dengan rendah hati.

Sebab, yang paling mengetahui kebutuhan bumi dan makhluk hidup hanyalah Sang Pencipta. (den)

Editor : Deni Kurniawan
#ajaran #hujan #Doa berhenti hujan #doa #rasulullah #islam