Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sisik Melik Janaka alias Arjuna, Mulai Silsilah, Profil, sampai Makna Filosofi, dalam Pakem Pedalangan Jawa

Deni Kurniawan • Jumat, 21 November 2025 | 23:41 WIB
Ilustrasi wayang kulit Arjuna atau Janaka yang memiliki profil, silsilah, dan makna filosofi yang luar biasa.
Ilustrasi wayang kulit Arjuna atau Janaka yang memiliki profil, silsilah, dan makna filosofi yang luar biasa.

Jawa Pos Radar Madiun - Janaka, lebih dikenal sebagai Arjuna, adalah tokoh utama dalam epos Mahabharata dan wayang kulit Jawa.

Dia merupakan putra ketiga Pandu sekaligus anggota Pandawa. Serta, seorang ksatria yang dikenal karena kesaktian, ketampanan, ketenangan, dan kepiawaiannya memanah.

Dalam pakem pedalangan Jawa, Arjuna adalah simbol keteguhan batin, kesalehan, dan kejernihan pikir.

SILSILAH LENGKAP JANAKA (ARJUNA)

Garis Keturunan

Ayah : Prabu Pandu Dewanata.

Ibu : Dewi Kunti (Pritha).

Ayah Spiritual : Batara Indra.

Kakek : (dari ibu) Prabu Surasena (Mandura).

Nenek : Dewi Marwati.

Paman : Kresna, Baladewa.

Saudara Kandung :

Yudhistira (Puntadewa)

Bima (Werkudara)

Saudara Ibu Lain Ayah (Madras) :

Nakula

Sadewa

Beberapa Istri Arjuna dalam Wayang Jawa

Dewi Subadra (adik Kresna)

Dewi Srikandhi

Dewi Larasati

Dewi Ulupi

Dewi Citrangga

Dewi Manuhara

Anak-Anak Arjuna

Abimanyu (dari Subadra, pewaris Pandawa)

Iravan

Bambang Irawan

Raden Wisanggeni (tokoh khas wayang Jawa, tidak ada dalam versi India)

Pergiwa – Pergiwati

PROFIL LENGKAP ARJUNA (JANAKA)

1. Gelar, Nama Lain, dan Identitas

Dalam wayang Jawa, Arjuna memiliki banyak gelar dan sebutan:

Janaka

Parta

Margana

Dananjaya

Palguna

Kresna Parta

Nama-nama tersebut merujuk pada perubahan watak dan tugas yang diembannya.

2. Kepribadian dan Ciri Watak

Arjuna digambarkan sebagai ksatria yang:

Halus, lembut, teliti, dan penuh pertimbangan.

Memiliki laku spiritual tinggi.

Pandai meredam emosi dan mengutamakan kesabaran.

Wibawanya tidak berasal dari kekuatan fisik seperti Bima, tetapi dari kebijaksanaan dan ketenangan jiwa.

3. Kesaktian dan Keahlian

Arjuna dikenal sebagai:

Pemilik panah sakti Pasopati, pemberian Batara Guru.

Ahli perang jarak dekat dan jauh.

Murid kesayangan Resi Durna.

Pejuang yang selalu menang dalam ujian ketangkasan ksatria.

Tokoh yang mencapai kesempurnaan laku tapa di banyak versi kitab pedalangan.

4. Peran Penting dalam Kisah Mahabharata Jawa

Arjuna memiliki peran besar dalam sejumlah episode penting:

• Sayembara Dewi Draupadi

Arjuna menaklukkan ujian memanah yang mustahil dan memenangkan Draupadi.

• Laku Tapa di Indrakila

Mendapatkan ajian sakti Pasopati setelah bersemadi melawan para raksasa dan dewa penguji.

• Perang Bharatayuda

Arjuna adalah tumpuan Pandawa dalam mengalahkan banyak ksatria besar, termasuk:

Bisma

Karna (saudara seayahnya yang tidak ia kenal)

Jayadrata

Di medan Kurusetra, Arjuna digambarkan sebagai senapati ruhani, berperang atas dasar dharma, bukan ambisi.

Arjuna dalam Pakem Wayang Kulit Jawa

Dalam gaya Jawa, Arjuna digambarkan:

Bodine lirang (ramping)

Rai manis alus

Tatapan mata lirih namun tajam

Sikap tubuh semampai, simbol kesempurnaan batin

Gendhing khas: Ayak-Ayak Alus, Gambuh, Ketawang Arjuna Manggala

Arjuna melambangkan filosofi:

Satriya Winisudha (kesatria suci)

Tri Kaya: pikir, ucapan, tindakan yang selaras

Ratri penuntun cahya—gelap menuju terang

Makna Filosofis Arjuna bagi Masyarakat Jawa. Arjuna sering dijadikan simbol:

Keselarasan antara kekuatan dan kejernihan batin

Teladan kepemimpinan yang tidak pongah

Perjuangan menundukkan diri sendiri sebelum mengalahkan musuh

Arjuna dipercaya sebagai perwujudan watak paling ideal menurut falsafah Jawa:

“Menang tanpa ngasorake, luhur tanpa duwur, halus tanpa pamrih”. (den)

Editor : Deni Kurniawan
#Pandawa #janaka #wayang kulit #makna filosofi #pakem #arjuna #jawa #wayang #profil #silsilah