Jawa Pos Radar Madiun - OpenAI kembali mengguncang dunia teknologi dengan merilis fitur terbaru bernama Shopping Research di ChatGPT. Fitur ini dirancang sebagai AI personal shopper yang membantu pengguna mengambil keputusan belanja secara lebih cerdas, terarah, dan sesuai kebutuhan.
Tidak seperti jawaban ChatGPT biasa, Shopping Research dibuat interaktif.
ChatGPT akan menanyakan anggaran, preferensi detail, warna, ukuran, fitur yang diinginkan, hingga spesifikasi penggunaan.
Baca Juga: 6 Cara Menulis Prompt ChatGPT agar Jawaban Singkat, Tepat, Fokus, dan Bebas Bertele-tele
Semakin lengkap jawaban pengguna, semakin presisi rekomendasi produk yang diberikan.
Pengguna bisa memulai sesi belanja pintar ini dengan mengetuk ikon “+” dan memilih Shopping Research, atau lewat tombol “do more research” yang muncul setelah ChatGPT memberikan jawaban awal.
Dari sana, pengguna akan diarahkan menjawab pertanyaan lanjutan seperti bahan, model, warna, motif, dan harga.
Baca Juga: Rahasia Konten Kreator: Panduan Pakai ChatGPT Agar Kontenmu Viral, Kreatif, dan Lebih Efektif
Setelah preferensi terkumpul, ChatGPT menampilkan preview produk lengkap dengan gambar, nama, harga, link toko, hingga ulasan.
Jika rekomendasinya kurang cocok, pengguna bisa memilih “Not interested” dan menjelaskan alasannya—yang kemudian dipelajari AI untuk menyaring hasil yang lebih relevan.
Setelah preview selesai, ChatGPT memberikan daftar rekomendasi akhir yang sudah terkurasi, lengkap dengan alasan mengapa produk tersebut dianggap cocok.
Baca Juga: Rahasia Prompt ChatGPT: 5 Trik Sederhana yang Langsung Bikin Hasil Makin Akurat
Jika fitur memory diaktifkan, ChatGPT bahkan dapat mengingat preferensi belanja pengguna di percakapan sebelumnya sehingga rekomendasinya makin personal.
OpenAI menyebut Shopping Research tersedia untuk semua tier pengguna—Free, Go, Plus, hingga Pro—di aplikasi mobile dan versi web, tanpa batasan penggunaan selama musim liburan.
Pantauan KompasTekno menunjukkan fitur ini sudah dapat dicoba oleh pengguna Indonesia.
Shopping Research sendiri dijalankan oleh model GPT-5 mini yang di-tuning khusus untuk kebutuhan belanja dan diklaim memiliki akurasi 64 persen, jauh di atas Shopping di ChatGPT Search yang hanya 37 persen.
Meski begitu, OpenAI mengingatkan bahwa harga atau stok produk tetap harus dicek langsung ke situs merchant untuk memastikan keakuratannya.
Baca Juga: Waktu Terbatas? Biarkan ChatGPT yang Rangkum Video YouTube Kamu Secara Cepat, Lengkap, dan Akurat
Dari sisi privasi, OpenAI menegaskan percakapan pengguna tidak dibagikan ke retailer dan rekomendasi yang diberikan bukan iklan berbayar.
Kehadiran Shopping Research ini membuat OpenAI selangkah lebih dekat dengan masa depan belanja berbasis AI, bersaing dengan Google dan Perplexity yang juga memperkuat fitur rekomendasi belanja cerdas di platform mereka. (gar)
Editor : Tegar Rukmana