Jawa Pos Radar Madiun - Imu selama ini digambarkan sebagai sosok paling mengerikan di dunia One Piece.
Berada di puncak Pemerintah Dunia, Imu memiliki kemampuan yang nyaris di luar logika.
Seperti melahap api, memberi kekuatan dan regenerasi melalui Perjanjian Laut Dalam dan Sangat Dalam.
Mengendalikan tubuh pengikutnya dari jarak jauh, hingga mengubah manusia menjadi iblis lewat teknik Domi Reversi.
Namun, seiring cerita memasuki Final Saga, Eiichiro Oda mulai memperlihatkan bahwa kekuatan Imu bukan tanpa batas.
Di balik citra absolutnya, terdapat harga, konsekuensi, dan celah yang perlahan terbuka.
Celah-celah inilah yang berpotensi menjadi cara mengalahkan Imu di akhir cerita.
Berikut 3 kelemahan Imu yang sudah tersirat kuat dalam alur cerita terbaru.
1. Haoshoku Haki Tingkat Ekstrem
Petunjuk paling jelas muncul di akhir Arc Egghead. Ketika Emeth, robot raksasa kuno, melepaskan sisa Haoshoku Haki milik Joy Boy, reaksi Imu tidak biasa.
Dia berlutut, terkejut, dan menunjukkan ketakutan yang nyata.
Ini mengindikasikan satu hal penting. Haoshoku Haki level tertinggi mampu menembus eksistensi Imu, atau setidaknya memberi tekanan langsung.
Jika Imu memang memiliki regenerasi seperti Gorosei dan Kesatria Dewa, maka Haoshoku Haki ekstrem kemungkinan menjadi satu-satunya cara untuk melukainya secara permanen.
Namun, ada batasannya. Serangan ini tampaknya hanya efektif jika mengenai tubuh asli Imu.
Praktik membajak tubuh orang lain diduga menjadi cara Imu menghindari risiko langsung.
Selain itu, dalam bentrokan Haoshoku, penentu utama adalah kehendak. Artinya, serangan harus melampaui lapisan kehendak lawan, bukan sekadar menyentuhnya.
2. Kematian Pemilik Kontrak Perjanjian
Kelemahan kedua terungkap melalui kematian Raja Harald di cerita One Piece 1171 masuk Arc Elbaph.
Dalam pertemuan dengan Gorosei, Imu menegaskan bahwa setiap kematian pemilik Perjanjian Laut Dalam dan Sangat Dalam memiliki “harga” bagi dirinya sendiri.
Artinya, para pemilik kontrak terhubung langsung dengan Imu, dan jika mereka mati, Imu ikut menerima konsekuensinya.
Inilah yang mungkin menjadi alasan mengapa kontrak Abyss tidak diberikan secara massal dan hanya terbatas pada segelintir individu elite.
Dalam konteks ini, Kesatria Dewa dan Gorosei bukan sekadar anak buah terkuat. Mereka adalah jangkar eksistensi Imu di dunia.
Kematian mereka bukan hanya kemenangan bagi pihak lawan, melainkan luka langsung bagi Imu sendiri.
3. Kekuatan Nika
Satu pola yang konsisten muncul, Imu sangat mewaspadai Joy Boy dan penerusnya.
Reaksi Imu terhadap lolosnya Monkey D Luffy di Egghead, hingga keputusan membunuh Jaygarcia Saturn, menegaskan bahwa kegagalan menghentikan titisan Joy Boy dianggap lebih fatal dibanding kegagalan misi lain.
Fakta bahwa Hito Hito no Mi Model Nika diburu selama 800 tahun namun selalu lolos dari kendali Pemerintah Dunia semakin menguatkan hal ini.
Dengan demikian, mengandalkan kekuatan Nika adalah cara mutlak untuk mengalahkan Imu. (cor)
Editor : Andi Chorniawan