Jawa Pos Radar Madiun - Saat Ramadan, pertanyaan ini selalu muncul, bolehkah mandi wajib setelah sahur?
Terutama bagi yang mengalami hadas besar pada malam hari, lalu baru sempat mandi setelah makan sahur atau bahkan setelah masuk waktu Subuh.
Jawabannya, boleh. Puasa tetap sah. Namun ada catatan penting yang harus dipahami, terutama terkait kewajiban salat Subuh.
Baca Juga: Penderita GERD Wajib Tahu! Ini 7 Trik Ampuh Atasi Asam Lambung Naik Saat Puasa Tanpa Harus Batal
Hukum Mandi Wajib setelah Sahur saat Puasa
Dalam Islam, mandi wajib adalah kewajiban bagi orang yang junub. Tetapi status junub tidak membatalkan puasa.
Artinya, seseorang masih boleh makan sahur meski belum mandi wajib, dan menjalankan puasa meski mandi wajib dilakukan setelah sahur.
Bahkan, mandi junub setelah Subuh, selama puasanya sudah diniatkan sebelum fajar.
Kenapa Puasa Tetap Sah?
Karena yang membatalkan puasa bukan keadaan junub, melainkan perbuatan seperti makan, minum, berhubungan suami istri di siang hari, dan sebagainya.
Mandi wajib hanya berkaitan dengan syarat sah salat, bukan syarat sah puasa.
Dalil Hadis: Rasulullah Pernah Junub Saat Fajar
Dalil paling kuat terkait mandi wajib setelah sahur berasal dari hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.
Aisyah RA dan Ummu Salamah RA menjelaskan bahwa:
Rasulullah SAW pernah memasuki waktu fajar dalam keadaan junub, lalu beliau mandi dan tetap berpuasa.
Hadis ini menjadi dasar bahwa junub saat masuk Subuh tidak membatalkan puasa, mandi wajib boleh dilakukan setelah sahur atau setelah Subuh.
Pendapat Ulama: Sepakat Puasa Tetap Sah
Mayoritas ulama menyatakan bahwa puasa orang junub tetap sah, meskipun mandi wajibnya dilakukan setelah Subuh.
Beberapa penjelasan ulama yang sering dijadikan rujukan:
1. Imam An-Nawawi
Imam An-Nawawi menegaskan bahwa orang yang junub saat Subuh lalu mandi setelahnya, puasanya tetap sah.
2. Mazhab Syafi’i dan Hanafi
Kedua mazhab ini juga menyatakan hal yang sama: menunda mandi wajib tidak membatalkan puasa, asalkan niat puasa sudah dilakukan sebelum fajar.
Waktu Terbaik Mandi Wajib Saat Puasa
Walaupun boleh, mandi wajib tetap sebaiknya tidak ditunda terlalu lama. Berikut waktu yang paling ideal:
1. Sebelum Subuh
Ini yang paling utama, karena bisa langsung salat Subuh tepat waktu.
2. Setelah Sahur Sebelum Azan Subuh
Jika baru sempat setelah makan sahur, segera mandi sebelum azan.
3. Setelah Subuh (Jika Terpaksa)
Kalau tidak sempat, mandi tetap boleh dilakukan setelah Subuh. Namun ingat, jangan sampai terlambat salat Subuh.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Banyak orang sudah benar soal puasanya, tapi keliru pada bagian lain. Ini beberapa kesalahan yang sering terjadi:
1. Menunda Mandi Wajib Sampai Pagi atau Siang
Puasa tetap sah, tetapi jika membuat salat Subuh terlewat, maka itu masalah besar.
2. Mandi Tanpa Niat
Niat adalah syarat sah mandi wajib. Tanpa niat, mandi tidak dianggap sebagai mandi junub.
3. Tidak Membasuh Seluruh Tubuh
Mandi wajib harus merata ke seluruh tubuh, termasuk bagian tersembunyi seperti sela jari, lipatan kulit, dan rambut.
4. Boros Air
Islam menganjurkan mandi secukupnya, meski tetap harus sempurna. (cor)
Editor : Andi Chorniawan