Jawa Pos Radar Madiun - Perjalanan mudik Lebaran sering kali menempuh jarak jauh dan membutuhkan waktu yang cukup lama.
Kondisi tersebut dapat membuat pengendara mengalami kelelahan hingga rasa kantuk di tengah perjalanan.
Padahal, mengemudi saat tubuh lelah atau mengantuk menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas.
Konsentrasi pengemudi dapat menurun sehingga kemampuan merespons situasi di jalan menjadi lebih lambat.
Baca Juga: Agar Mudik Aman dan Nyaman, Ini 8 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan oleh Pemudik Motor
Karena itu, para pemudik diimbau untuk tidak memaksakan diri terus berkendara jika tubuh sudah terasa lelah.
Istirahat yang cukup menjadi kunci utama untuk menjaga fokus dan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.
1.Segera Berhenti Saat Mulai Mengantuk
Jika mulai merasa capek atau mengantuk saat mengemudi, pengendara disarankan segera mencari tempat aman untuk beristirahat.
Beberapa lokasi yang bisa dimanfaatkan antara lain rest area di jalan tol, SPBU, atau tempat pemberhentian yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
Istirahat selama 15 hingga 30 menit dapat membantu memulihkan kondisi tubuh serta meningkatkan kembali konsentrasi sebelum melanjutkan perjalanan.
2. Lakukan Peregangan Ringan
Setelah duduk lama di dalam kendaraan, pengendara disarankan melakukan peregangan ringan.
Gerakan sederhana dapat membantu melancarkan peredaran darah sehingga tubuh terasa lebih segar.
Baca Juga: 5 Tips Mudik agar Tidak Tersesat dalam Perjalanan saat Melintasi Daerah Baru
Mengonsumsi minuman hangat seperti kopi atau teh juga dapat membantu mengurangi rasa kantuk.
Namun, cara ini hanya bersifat sementara dan tidak dapat menggantikan kebutuhan istirahat yang cukup.
3. Bergantian Mengemudi Saat Perjalanan Jauh
Bagi pengemudi yang melakukan perjalanan jarak jauh, sangat dianjurkan untuk bergantian menyetir dengan penumpang lain yang mampu mengemudi.
Cara ini efektif untuk mengurangi kelelahan dan menjaga stamina selama perjalanan.
Selain itu, sebelum berangkat mudik, pemudik sebaiknya memastikan sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup.
Kurang tidur sebelum perjalanan dapat meningkatkan risiko kantuk, terutama saat berkendara di malam hari.
Editor : Andi Chorniawan