Jawa Pos Radar Madiun - Persiapan Lebaran 2026 tidak hanya soal model yang kekinian, tetapi juga kenyamanan ekstra.
Mengingat cuaca saat Idul Fitri sering kali terik, salah pilih bahan bisa membuat momen silaturahmi terganggu akibat rasa gerah dan keringat berlebih.
Agar tetap tampil segar dari pagi hingga malam, berikut 7 tips cerdas memilih busana Lebaran anti gerah yang wajib Anda terapkan:
1. Utamakan Kain Serat Alami (Katun atau Linen)
Kunci utama baju dingin adalah sirkulasi udara. Bahan katun menjadi primadona karena lembut dan efektif menyerap keringat.
Selain itu, linen sangat direkomendasikan karena tenunannya memungkinkan panas tubuh keluar dengan mudah, memberikan kesan elegan yang tetap sejuk di kulit.
2. Pilih Siluet Longgar (A-Line atau Kaftan)
Hindari pakaian ketat yang menempel di kulit. Model A-line, kaftan, atau celana sharara yang lebar memberikan ruang bagi udara untuk bergerak bebas.
Untuk pria, potongan kurta atau setelan Pathani yang longgar adalah opsi ideal agar tetap rapi tanpa merasa sesak.
3. Gunakan Warna Pastel yang Menyejukkan
Warna gelap cenderung menyerap panas matahari. Pilihlah warna-warna pastel seperti hijau mint, biru muda, atau peach yang memantulkan cahaya.
Warna putih klasik tetap menjadi pilihan terbaik karena sifatnya yang paling efektif menjaga suhu tubuh tetap stabil.
4. Minimalisir Hiasan dan Bordir Berat
Payet atau bordir yang terlalu padat di area leher dan punggung dapat memicu iritasi dan rasa gatal saat berkeringat.
Pastikan detail hiasan hanya fokus pada area minimalis seperti ujung lengan atau bagian bawah busana agar tidak membatasi mobilitas.
5. Pastikan Kain Tidak Tembus Pandang
Meski mencari bahan ringan, aspek kesopanan adalah utama. Cek transparansi kain dengan mengangkatnya ke arah cahaya matahari.
Jika terlihat tembus pandang, pastikan menggunakan furing dari bahan yang juga "bernapas" agar tidak menambah rasa panas.
Baca Juga: 9 Wisata Populer di Jawa Tengah saat Lebaran, dari Candi Borobudur hingga Karimunjawa
6. Perhatikan Akurasi Ukuran Badan
Jangan terpaku pada label ukuran (S, M, L) karena tiap merek memiliki standar berbeda.
Pastikan ada ruang gerak yang cukup, terutama di bagian bahu dan pinggang, agar busana tidak terasa "mencekik" saat Anda banyak bergerak atau bersila.
7. Cermati Kemudahan Perawatan dan Kualitas Jahitan
Pilih busana yang mudah dicuci (bukan dry clean saja) agar praktis digunakan jangka panjang.
Periksa kualitas jahitan ganda pada area ketiak dan leher untuk memastikan baju tidak mudah robek saat digunakan dalam aktivitas aktif di hari raya.
Selamat berbelanja baju baru untuk merayakan momen hangat Lebaran 2026! (naz)
Editor : Mizan Ahsani