Jawa Pos Radar Madiun - Pasar smartphone kelas entry-level di Indonesia semakin memanjakan kantong pelajar dan mahasiswa.
Dengan budget terbatas di kisaran Rp1 hingga Rp2 jutaan, konsumen kini tidak lagi mendapatkan spek "kentang".
Brand raksasa seperti Xiaomi, Samsung, Realme, hingga OPPO kini berlomba menanamkan fitur kelas menengah ke dalam HP murah.
Namun, agar tidak menyesal dan salah pilih, ada standar baru yang harus dipenuhi agar HP awet dipakai tugas sekolah hingga kuliah.
Baca Juga: Murah tapi Suaranya Nendang! Ini Rekomendasi Tape Audio Mobil Terbaik untuk Temani Perjalanan Mudik
Cek Spesifikasi Wajib HP Pelajar Tahun 2026
Jangan terkecoh desain cantik! Pastikan HP pilihanmu minimal memiliki "jeroan" sebagai berikut agar tidak lag saat buka banyak aplikasi (Zoom, Canva, hingga Classroom):
-
Chipset: Minimal menggunakan MediaTek Helio G99, Snapdragon 685, atau Dimensity 6300 (sudah mendukung 5G di beberapa model).
-
Kapasitas RAM: Wajib minimal 6 GB, namun sangat disarankan pilih yang 8 GB agar multitasking lancar jaya.
-
Penyimpanan: Minimal 128 GB. File materi belajar dan video tugas sekarang ukurannya semakin besar.
-
Baterai: Standar 5.000 mAh adalah harga mati untuk penggunaan seharian penuh tanpa sering nge-charge.
-
Layar: Minimal mendukung Refresh Rate 90Hz. Selain lebih mulus di mata, ini membuat kegiatan membaca e-book atau materi presentasi lebih nyaman.
Baca Juga: BRI Peduli Nyepi 2026, Ribuan Paket Sembako Dibagikan ke Umat Hindu di Bali
Mengapa Spek Ini Penting?
Di tahun 2026, aplikasi pembelajaran berbasis AI (Kecerdasan Buatan) mulai banyak digunakan. HP dengan RAM di bawah 6 GB akan sangat kesulitan menjalankan aplikasi tersebut secara bersamaan.
Selain itu, layar dengan refresh rate tinggi membantu mengurangi kelelahan mata saat menatap layar dalam waktu lama.
Manfaatkan promo gajian atau flash sale di e-commerce untuk mendapatkan handphone dengan harga di bawah Rp2 juta untuk varian RAM tertinggi. (dce/naz)
Editor : Mizan Ahsani