Jawa Pos Radar Madiun - Memasuki penghujung bulan suci Ramadan 1447 H, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah, termasuk memperbanyak doa dan amalan.
Pada Kamis, 19 Maret 2026, sebagian umat Islam telah memasuki hari ke-29 bahkan ke-30 puasa Ramadan.
Momen akhir Ramadan menjadi waktu yang sangat istimewa untuk memohon ampunan, rahmat, dan keberkahan sebelum menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026.
Berikut ini bacaan doa Ramadan hari ke-29 dan ke-30 lengkap beserta arti, serta amalan yang dianjurkan pada malam Idul Fitri.
Baca Juga: Doa Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, dan Anak: Lengkap Arab, Latin, serta Artinya
Doa Ramadan Hari ke-29 Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Arab:
اَللَّهُمَّ غَشِّنِيْ فِيْهِ بِالرَّحْمَةِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ التَّوْفِيْقَ وَ الْعِصْمَةَ وَ طَهِّرْ قَلْبِيْ مِنْ غَيَاهِبِ التُّهَمَةِ يَا رَحِيْمًا بِعِبَادِهِ الْمُؤْمِنِيْنَ
Latin:
Allâhumma ghasysyinî fîhi birrahmati warzuqnî fîhit tawfîqa wal ‘ismata wa thahhir qalbî min ghayâhibit tuhmati yâ rahîman bi’ibâdihil mukminîn.
Artinya:
“Ya Allah, lingkupilah aku di bulan ini dengan rahmat-Mu, anugerahkan aku taufik dan penjagaan-Mu.
Sucikanlah hatiku dari segala prasangka buruk, wahai Yang Maha Pengasih kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.”
Doa Ramadan Hari ke-30 Puasa
Arab:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Latin:
Allâhummaj’al shiyâmî fîhi bisysyukri wal qabûli ‘alâ mâ tardhâhu wa yardhâhurrasûlu muhkamatan furû’uhu bil ushûli bihaqqi sayyidinâ Muhammadin wa âlihit thâhirîn wal hamdu lillahi rabbil ‘âlamîn.
Artinya:
“Ya Allah, jadikan puasaku di bulan ini penuh rasa syukur dan diterima oleh-Mu serta diridhai Rasul-Mu.
Kuatkanlah amal-amalku dengan dasar yang kokoh.Demi Nabi Muhammad SAW dan keluarganya yang suci. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”
Amalan Malam Idul Fitri 2026 yang Dianjurkan
Malam Idul Fitri atau malam takbiran menjadi momen penuh keberkahan. Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan:
1. Mandi Sunnah Setelah Maghrib
Membersihkan diri setelah berbuka puasa sebagai bentuk persiapan menyambut hari raya.
2. Mengumandangkan Takbir
Menghidupkan malam Idul Fitri dengan takbir sejak terbenam matahari hingga menjelang salat Id.
Bacaan takbir pendek:
“Allahu akbar, Allahu akbar, la ilaha illallah, wallahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd.”
3. Membaca Doa Malam Idul Fitri
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca berulang kali:
يَادَآئِمَ الْفَضْلِ عَلَى الْبَرِيَّةِ ... (dan seterusnya)
Doa ini berisi permohonan ampunan dan keberkahan di malam penuh kemenangan.
4. Bersilaturahmi
Tradisi mengunjungi keluarga dan kerabat menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan sosial sekaligus ibadah.
5. Membaca Al-Qur’an
Menghidupkan malam takbiran dengan tilawah Al-Qur’an agar semakin bernilai ibadah.
Baca Juga: Tuntunan Iktikaf di Bulan Ramadan: Waktu, Tempat, dan Amalan yang Dianjurkan
Keutamaan Menghidupkan Malam Idul Fitri
Malam Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memperbanyak doa, takbir, dan ibadah lainnya, umat Islam berharap mendapatkan ampunan serta kembali dalam keadaan suci.
Menjelang berakhirnya Ramadan 2026, mari maksimalkan ibadah dan doa agar menjadi penutup yang sempurna sebelum menyambut hari kemenangan.
Semoga kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun mendatang. Aamiin.(*)
*Nizaria, Universitas Negeri Surabaya