JAKARTA -- Setelah lama dinanti, Grand Theft Auto VI akhirnya makin mendekati rilis dengan target 19 November 2026.
Pengembang Rockstar Games bersama Take-Two Interactive menyebut tingkat keyakinan peluncuran kini berada pada level tertinggi dibanding sebelumnya.
Kepastian ini disampaikan dalam laporan keuangan kuartal ketiga tahun fiskal 2026. GTA VI tetap menjadi proyek utama menuju tahun fiskal 2027.
GTA 6 Dipastikan Tanpa Iklan
Isu soal monetisasi akhirnya dijawab langsung oleh CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick.
Ia memastikan GTA 6 tidak akan menampilkan iklan komersial di dalam gameplay.
Zelnick menilai penyisipan iklan pada game berbayar bukan keputusan yang adil bagi pemain.
Baca Juga: Daftar Harga iPhone Terbaru Maret 2026 Turun saat Lebaran, iPhone 13 dan 14 Kini Hanya Rp8 Jutaan
Menurutnya, pengguna sudah mengeluarkan biaya besar untuk menikmati game premium.
Ia juga menyebut sulit membayangkan game dengan harga USD 70 hingga USD 80 masih disisipi iklan yang berpotensi mengganggu pengalaman bermain.
Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Take-Two ingin menjaga kualitas dan imersi GTA VI sebagai game kelas AAA.
Tren Iklan Game Dinilai Kontroversial
Dalam beberapa tahun terakhir, wacana iklan di dalam game memang sempat berkembang.
Beberapa developer mencoba menyisipkan iklan sebagai bagian dari dunia virtual, seperti papan reklame di kota dalam game.
Namun, pendekatan tersebut menuai pro dan kontra di kalangan gamer. Banyak yang menilai iklan bisa merusak pengalaman bermain, terutama jika muncul secara mengganggu.
Take-Two memilih jalur berbeda dengan menempatkan kenyamanan pemain sebagai prioritas utama.
Baca Juga: Rekomendasi HP Snapdragon 8 Elite Gen 5 Terbaru 2026: Samsung hingga Xiaomi, Ini Daftarnya
Jadwal Rilis dan Strategi Pemasaran
Take-Two mengonfirmasi bahwa fase pemasaran GTA 6 akan dimulai pada musim panas 2026.
Tahapan ini dianggap sebagai indikator bahwa pengembangan game sudah memasuki fase akhir.
Zelnick juga membantah rumor peluncuran digital-only. Ia memastikan GTA 6 akan tersedia dalam format fisik dan digital sejak hari pertama.
Selain itu, tingkat kepercayaan terhadap jadwal rilis November 2026 disebut semakin kuat seiring mendekatnya fase promosi.
Bocoran Harga GTA 6 Mulai Mengemuka
Meski kabar bebas iklan disambut positif, pernyataan Zelnick memicu spekulasi baru terkait harga GTA 6.
Selama ini, harga standar game AAA berada di kisaran USD 70. Namun, Zelnick menyebut angka USD 80, yang memunculkan dugaan bahwa GTA 6 akan dijual lebih mahal.
Baca Juga: Veda Ega Buka Suara Usai Jadi WNI Pertama di Podium Moto3: "Ini Pencapaian Terbesar Saya"
Jika dikonversikan, harga tersebut berada di kisaran Rp1,1 juta hingga Rp1,3 jutaan.
Kenaikan harga ini dinilai masuk akal mengingat skala proyek GTA VI yang sangat besar.
Proyek Paling Ambisius Rockstar
GTA 6 disebut sebagai proyek terbesar yang pernah dikembangkan Rockstar. Dunia game, karakter, hingga detail lingkungan diklaim jauh lebih kompleks dibanding seri sebelumnya.
Pengembangan yang berlangsung selama bertahun-tahun dengan biaya ratusan juta dolar menjadi salah satu faktor utama.
Rockstar juga telah merilis dua trailer sinematik yang memperkenalkan karakter Duval dan Lucia Caminos, serta latar Leonida yang terinspirasi dari Florida, termasuk kembalinya Vice City.
Antusiasme Tetap Tinggi
Meski sempat diterpa isu kebocoran berbasis AI, minat publik terhadap GTA 6 tetap sangat tinggi.
Sebagai pembanding, Grand Theft Auto V telah terjual lebih dari 225 juta kopi di seluruh dunia.
Kinerja GTA Online juga masih kuat, termasuk lewat pembaruan seperti Safehouse in the Hills.
Take-Two bahkan mencatat net bookings mencapai USD1,76 miliar atau sekitar Rp29,62 triliun, sekaligus meningkatkan proyeksi pendapatan tahunan.
Editor : Ockta Prana Lagawira