Jawa Pos Radar Madiun - Momen pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) biasanya identik dengan upgrade smartphone (HP) baru.
Namun, untuk Lebaran 2026 ini, konsumen tampaknya harus memutar otak dan mengatur ulang strategi belanja gadget mereka.
YouTuber teknologi ternama David Brendi dari kanal GadgetIn secara blak-blakan menyarankan penontonnya untuk lebih melirik HP keluaran akhir tahun 2025 ketimbang memaksakan diri meminang HP edisi terbaru 2026.
Alasannya sangat rasional. Harga HP keluaran 2026 mengalami lonjakan yang tidak wajar.
Berdasarkan analisis GadgetIn, fenomena ini dipicu oleh menipisnya pasokan RAM global, tingginya nilai tukar dolar, inflasi, hingga strategi sejumlah merek yang aji mumpung menaikkan margin keuntungan mereka.
Baca Juga: Membedah Album Are the Best Lovers dari Brunobauer, Cerita Cinta dan Kegelisahan
Berikut adalah rangkuman strategi dan rekomendasi belanja HP Lebaran 2026 ala GadgetIn:
1. Kelas Entry-Level (Di Bawah Rp 1,5 Juta) & Menengah
Di kelas budget ini, Samsung A07 edisi akhir 2025 dengan chipset Helio G99 dinilai jauh lebih superior dan murah dibandingkan rilisan baru seperti Redmi A7 Pro. Sementara di kelas menengah, Infinix Note 50s (2025) terbukti masih jauh lebih worth it dan seimbang ketimbang suksesornya, Infinix Note 8.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Laptop ASUS Rp 5 Jutaan untuk Pekerja, Tak Lemot meski Buka Banyak Aplikasi
2. Kelas Flagship
Harga HP kelas atas 2026 melambung fantastis. iQOO 15 dan Xiaomi 17 dilaporkan naik hingga Rp 3 juta dari pendahulunya, sementara seri Oppo Reno menembus Rp 13-14 juta.
Daripada menebus mid-range dengan harga selangit, David sangat menyarankan untuk menambah sedikit bujet demi meminang flagship akhir 2025 seperti Find X9 atau Vivo X300 yang performanya sudah teruji.
Baca Juga: Layar AMOLED vs IPS di HP ASUS 2026, Mana yang Lebih Enak Buat Gaming?
3. Pengecualian: HP 2026 yang Tetap Layak Beli
Meski tren harga serba naik, ada beberapa "anomali" HP 2026 yang kenaikan harganya dinilai masih sangat sepadan dengan lonjakan spesifikasinya:
-
Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G: Kenaikan harga di bawah 10 persen, sangat sepadan dengan performa.
-
Infinix Note 60: Meski naik hingga Rp 3 juta, upgrade yang dibawa terasa sangat masif dari generasi sebelumnya.
Infinix Note 60 (Merdeka.com)
-
iQOO 15R: Dicap sebagai HP dengan value paling mematikan di kelas Rp 7-8 jutaan.
4. Anomali iPhone 17
Di tengah gempuran kenaikan harga HP Android, seri iPhone 17 dan 17 Plus justru menjadi anomali unik karena harganya cenderung stabil, bahkan sedikit turun dibandingkan tren pasar saat ini.
Kesimpulannya, berburu HP keluaran 2025 selagi stoknya masih ada di pasaran adalah langkah paling bijak untuk mengamankan sisa THR Anda tahun ini. (*)
*Sayiddil Akbar Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura