Jawa Pos Radar Madiun - Ancaman krisis energi global akibat konflik di Selat Hormuz membuat harga minyak mentah melonjak tinggi.
Di saat cadangan BBM nasional disebut hanya tinggal 23 hari, beralih ke kendaraan listrik (EV) menjadi langkah paling logis bagi masyarakat yang ingin tetap hemat dan produktif.
Kabar baiknya, di tahun 2026 ini, pasar mobil listrik Indonesia tidak lagi didominasi harga miliaran rupiah.
Kini, sudah tersedia berbagai opsi city car listrik dengan rentang harga Rp100 juta hingga Rp200 jutaan.
Sangat ideal untuk mobilitas harian di perkotaan karena dimensinya yang kompak dan biaya operasional yang sangat rendah.
Berikut adalah 5 rekomendasi mobil listrik ramah kantong yang layak Anda pertimbangkan:
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP Samsung Galaxy Terbaik, Harga Ramah untuk Pekerja Kelas Menengah
Daftar Mobil Listrik Paling Ekonomis (Maret 2026)
| Model Mobil | Estimasi Harga (OTR) | Keunggulan Utama |
| VinFast VF 3 | Mulai Rp152 Juta | Desain Mini SUV gagah, ada opsi sewa baterai (lebih murah). |
| Changan Lumin | Rp178 Juta | Desain imut/playful, fitur fungsional untuk anak muda. |
| Wuling Air ev Lite | Rp184 - 214 Juta | Paling populer, mudah parkir, dan bisa cas di rumah. |
| Seres E1 B-Type | Rp189 Juta | Compact 2 baris kursi, pesaing ketat Wuling. |
| BYD Atto 1 Dynamic | Rp199 Juta | Hatchback modern dengan teknologi baterai mutakhir. |
Mengapa Pilih Mobil Listrik Sekarang?
-
Biaya per kilometer mobil listrik jauh lebih murah dibandingkan mobil bensin, terutama saat harga minyak dunia sedang tidak stabil.
-
Pemerintah masih memberikan subsidi dan potongan pajak untuk kendaraan listrik, membuat harga jualnya semakin kompetitif.
-
Dimensinya yang kompak sangat cocok untuk navigasi di jalanan Madiun yang padat atau saat mencari parkir di pusat perbelanjaan.
-
Bagi Anda dengan budget di bawah Rp150 juta, unit bekas seperti Wuling Air ev 2022-2023 kini sudah banyak dibanderol di angka Rp100 jutaan.
Skema sewa baterai berlangganan yang ditawarkan VinFast VF 3 juga memberikan pilihan menarik. Dengan menyewa baterai, harga awal mobil bisa ditekan drastis hingga menyentuh angka Rp150 jutaan.
Ini adalah strategi cerdas bagi Anda yang ingin mencicipi teknologi listrik tanpa harus terbebani harga baterai yang mahal di awal. (naz)
Editor : Mizan Ahsani