Jawa Pos Radar Madiun - Laptop ASUS terbaru di 2026 hadir dengan lonjakan teknologi signifikan.
Mulai dari konsep AI-first, layar OLED premium, hingga dukungan GPU generasi baru seperti NVIDIA GeForce RTX 5090 untuk performa ekstrem.
Namun, di balik spesifikasi tinggi tersebut, ada beberapa hal yang tetap perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Baca Juga: 4 Perbandingan ASUS ROG Phone dan Zenfone, Mana yang Lebih Worth It?
Berikut ulasan lengkap keunggulan dan kekurangannya.
1.Keunggulan Laptop ASUS
Layar OLED Premium Makin Dominan
Laptop ASUS 2026 semakin mengandalkan layar OLED beresolusi tinggi hingga 2.5K–3K dengan refresh rate tinggi.
Salah satu contoh adalah ASUS ROG Zephyrus G16 yang sudah mendukung refresh rate hingga 240Hz, membuat pengalaman gaming dan multimedia jauh lebih halus.
Selain itu, inovasi dual-screen seperti ASUS Zenbook Duo tetap dipertahankan untuk mendukung multitasking.
Keunggulannya terasa pada warna yang lebih akurat, kontras tinggi, serta tampilan yang lebih premium dibanding panel biasa.
Performa AI Lebih Pintar dan Efisien
Laptop ASUS 2026 mengusung konsep AI-first dengan dukungan prosesor terbaru seperti Intel Core Ultra 7 255H dan AMD Ryzen AI 9 HX.
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP ASUS Gaming, Nomor 3 Kuat Mabar Lama tanpa Overheat
Keberadaan NPU (Neural Processing Unit) memungkinkan berbagai fitur pintar seperti:
Optimasi performa otomatis
Noise cancellation berbasis AI
Efisiensi daya lebih baik
Teknologi ini membuat laptop lebih responsif untuk pekerjaan berat seperti editing, rendering, hingga multitasking kompleks.
Desain Tipis, Ringan, dan Premium
Seri ASUS Zenbook dan ASUS Vivobook semakin fokus pada desain ringan tanpa mengorbankan performa.
Hal ini membuat laptop ASUS 2026 cocok untuk pekerja mobile, mahasiswa, hingga content creator yang membutuhkan perangkat fleksibel.
Baterai Lebih Awet untuk Aktivitas Seharian
Beberapa model seperti ASUS Vivobook S14 mampu bertahan hingga belasan jam penggunaan.
Efisiensi ini didukung oleh kombinasi chipset baru dan optimasi AI, sehingga pengguna tidak perlu sering mengisi daya saat bekerja atau bepergian.
Baca Juga: 6 Rekomendasi HP Xiaomi untuk Pelajar, Kualitas Mumpuni, Harga Terjangkau
Performa Gaming dengan RTX 50 Series
Untuk gaming dan kreator profesional, ASUS sudah mulai mengadopsi GPU terbaru seperti NVIDIA GeForce RTX 5090.
Performa ini memungkinkan:
Gaming AAA dengan setting ultra dan ray tracing
Editing video 4K hingga 8K
Rendering berat lebih cepat
Laptop seri ROG menjadi lini paling unggul untuk kebutuhan ini.
2. Kekurangan Laptop ASUS 2026
Harga Masih Cenderung Tinggi
Dengan teknologi OLED, AI, dan GPU terbaru, harga laptop ASUS 2026 terutama seri premium dan gaming berada di level tinggi.
Hal ini membuatnya kurang ramah untuk pengguna entry-level.
Kipas Bisa Berisik Saat Performa Maksimal
Pada seri gaming, meskipun sudah menggunakan sistem pendingin canggih, suara kipas tetap cukup terdengar saat menjalankan game berat atau rendering.
Ini menjadi konsekuensi dari performa tinggi.
Engsel ErgoLift Perlu Perhatian
Beberapa seri masih menggunakan desain ErgoLift yang mengangkat bodi saat dibuka.
Meski ergonomis, sebagian pengguna menilai engsel ini terasa lebih tipis sehingga perlu penggunaan yang lebih hati-hati.
Fitur Tambahan Tidak Selalu Penting
Fitur seperti Anime Matrix di lini ROG lebih bersifat estetika daripada fungsional.
Meski terlihat keren, fitur ini ikut menaikkan harga perangkat.
Material Plastik di Seri Entry-Level
Pada lini tertentu seperti Vivobook entry atau TUF, material plastik masih digunakan.
Hal ini membuat build quality terasa kurang premium dibanding seri flagship berbahan metal.
Editor : Andi Chorniawan