Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Laptop ASUS 2026 Makin Canggih, Tapi Worth It Nggak? Ini Keunggulan dan Kekurangannya

Dewanti Septianingrum • Jumat, 27 Maret 2026 | 12:34 WIB
Ilustrasi laptop ASUS 2026. (ASUS)
Ilustrasi laptop ASUS 2026. (ASUS)

Jawa Pos Radar Madiun - Laptop ASUS terbaru di 2026 hadir dengan lonjakan teknologi signifikan.

Mulai dari konsep AI-first, layar OLED premium, hingga dukungan GPU generasi baru seperti NVIDIA GeForce RTX 5090 untuk performa ekstrem.

Namun, di balik spesifikasi tinggi tersebut, ada beberapa hal yang tetap perlu dipertimbangkan sebelum membeli.

Baca Juga: 4 Perbandingan ASUS ROG Phone dan Zenfone, Mana yang Lebih Worth It?

Berikut ulasan lengkap keunggulan dan kekurangannya.

1.Keunggulan Laptop ASUS

Layar OLED Premium Makin Dominan

Laptop ASUS 2026 semakin mengandalkan layar OLED beresolusi tinggi hingga 2.5K–3K dengan refresh rate tinggi.

Salah satu contoh adalah ASUS ROG Zephyrus G16 yang sudah mendukung refresh rate hingga 240Hz, membuat pengalaman gaming dan multimedia jauh lebih halus.

Selain itu, inovasi dual-screen seperti ASUS Zenbook Duo tetap dipertahankan untuk mendukung multitasking.

Keunggulannya terasa pada warna yang lebih akurat, kontras tinggi, serta tampilan yang lebih premium dibanding panel biasa.

Performa AI Lebih Pintar dan Efisien

Laptop ASUS 2026 mengusung konsep AI-first dengan dukungan prosesor terbaru seperti Intel Core Ultra 7 255H dan AMD Ryzen AI 9 HX.

Baca Juga: 5 Rekomendasi HP ASUS Gaming, Nomor 3 Kuat Mabar Lama tanpa Overheat

Keberadaan NPU (Neural Processing Unit) memungkinkan berbagai fitur pintar seperti:

Optimasi performa otomatis

Noise cancellation berbasis AI

Efisiensi daya lebih baik

Teknologi ini membuat laptop lebih responsif untuk pekerjaan berat seperti editing, rendering, hingga multitasking kompleks.

Desain Tipis, Ringan, dan Premium

Seri ASUS Zenbook dan ASUS Vivobook semakin fokus pada desain ringan tanpa mengorbankan performa.

Hal ini membuat laptop ASUS 2026 cocok untuk pekerja mobile, mahasiswa, hingga content creator yang membutuhkan perangkat fleksibel.

Baterai Lebih Awet untuk Aktivitas Seharian

Beberapa model seperti ASUS Vivobook S14 mampu bertahan hingga belasan jam penggunaan.

Efisiensi ini didukung oleh kombinasi chipset baru dan optimasi AI, sehingga pengguna tidak perlu sering mengisi daya saat bekerja atau bepergian.

Baca Juga: 6 Rekomendasi HP Xiaomi untuk Pelajar, Kualitas Mumpuni, Harga Terjangkau

Performa Gaming dengan RTX 50 Series

Untuk gaming dan kreator profesional, ASUS sudah mulai mengadopsi GPU terbaru seperti NVIDIA GeForce RTX 5090.

Performa ini memungkinkan:

Gaming AAA dengan setting ultra dan ray tracing

Editing video 4K hingga 8K

Rendering berat lebih cepat

Laptop seri ROG menjadi lini paling unggul untuk kebutuhan ini.

2. Kekurangan Laptop ASUS 2026

Harga Masih Cenderung Tinggi

Dengan teknologi OLED, AI, dan GPU terbaru, harga laptop ASUS 2026 terutama seri premium dan gaming berada di level tinggi.

Hal ini membuatnya kurang ramah untuk pengguna entry-level.

Kipas Bisa Berisik Saat Performa Maksimal

Pada seri gaming, meskipun sudah menggunakan sistem pendingin canggih, suara kipas tetap cukup terdengar saat menjalankan game berat atau rendering.

Ini menjadi konsekuensi dari performa tinggi.

Engsel ErgoLift Perlu Perhatian

Beberapa seri masih menggunakan desain ErgoLift yang mengangkat bodi saat dibuka.

Meski ergonomis, sebagian pengguna menilai engsel ini terasa lebih tipis sehingga perlu penggunaan yang lebih hati-hati.

Fitur Tambahan Tidak Selalu Penting

Fitur seperti Anime Matrix di lini ROG lebih bersifat estetika daripada fungsional.

Meski terlihat keren, fitur ini ikut menaikkan harga perangkat.

Material Plastik di Seri Entry-Level

Pada lini tertentu seperti Vivobook entry atau TUF, material plastik masih digunakan.

Hal ini membuat build quality terasa kurang premium dibanding seri flagship berbahan metal.

Editor : Andi Chorniawan
#asus #keunggulan #laptop #kekurangan #gaming