Jawa Pos Radar Madiun - Banyak yang mengira mobil listrik termurah di Indonesia masih dipegang Wuling Air EV atau BYD Atto 1.
Faktanya, saat ini ada model yang lebih murah yakni Changan Lumin dengan banderol sekitar Rp183 juta (OTR Jakarta).
Sebagai perbandingan, Wuling Air EV kini dijual mulai Rp 240 jutaan, sementara BYD Atto 1 berada di kisaran Rp 199 jutaan.
Jarak Tempuh dan Performa
Meski harganya terjangkau, Changan Lumin tidak bisa dianggap remeh.
Baterai: 28,08 kWh
Jarak tempuh: hingga 301 km
Fast charging: 30–80% sekitar 35 menit
Angka ini cukup untuk kebutuhan harian di perkotaan tanpa harus sering mengisi daya.
Baca Juga: Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Terbang Indonesia, Apa Agenda Sahabat Megawati Hangestri?
Desain dan Dimensi Kompak
Lumin hadir dengan desain unik bergaya “city car” yang compact dan ekspresif.
Panjang: 3.270 mm
Lebar: 1.700 mm
Tinggi: 1.590 mm
Ukuran ini membuatnya lincah di jalan sempit dan mudah parkir, cocok untuk mobilitas kota besar.
Fitur Modern di Harga Murah
Di kelas harga entry-level, fitur yang ditawarkan cukup lengkap:
Layar sentuh 10,25 inci (support Android Auto & Apple CarPlay)
Smart keyless entry
Kamera parkir
Dual airbag dan sistem pengereman pintar
Selain itu, kursi belakang bisa dilipat 50:50 dengan kapasitas bagasi hingga 580 liter.
Dengan harga Rp 183 juta dan jarak tempuh di atas 300 km, Changan Lumin menjadi opsi paling terjangkau untuk masuk ke dunia mobil listrik.
Mobil ini cocok untuk komuter harian, pelajar, hingga keluarga muda yang membutuhkan kendaraan ringkas, hemat, dan modern tanpa harus mengeluarkan budget besar.
Changan Lumin membuktikan bahwa mobil listrik kini semakin terjangkau tanpa harus mengorbankan fitur dan jarak tempuh.
Ke depan, semakin banyaknya pilihan mobil listrik murah seperti Lumin diprediksi akan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus membuat persaingan di segmen entry-level semakin ketat. (dce)
Editor : Mizan Ahsani