Isuzu Panther: Mobil Bapak-Bapak yang Tak Tergantikan, Irit BBM dan Tangguh di Segala Medan

Dony Christiandi • Dipublikasikan Selasa, 31 Maret 2026 | 19:15 WIB
Isuzu Panther masih banyak diburu di pasar mobil bekas tanak air hingga saat ini.
Isuzu Panther masih banyak diburu di pasar mobil bekas tanak air hingga saat ini.

 

Jawa Pos Radar Madiun - Nama Isuzu Panther masih melekat kuat sebagai salah satu mobil diesel legendaris di Indonesia.

Sejak pertama kali hadir pada 1991, Panther dikenal luas sebagai kendaraan tangguh, irit bahan bakar, dan mudah dalam perawatan.

Meski produksinya resmi dihentikan pada 2021, eksistensi Panther di pasar mobil bekas justru tetap stabil.

Bahkan hingga 2026, mobil ini masih menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna, terutama di daerah yang membutuhkan kendaraan kuat untuk berbagai kondisi jalan.

Salah satu kekuatan pada sektor mesin, generasi awal (1991–1995) menggunakan mesin diesel 2.300 cc punya tenaga sekitar 73 hp dan torsi 140 Nm.

Sedangkan generasi setelah tahun 2000 hadir dengan mesin 2.500 cc yang lebih bertenaga, mencapai 78 hp dan torsi 191 Nm.

Mesin ini terkenal bandel dan mampu bertahan dalam penggunaan jangka panjang, bahkan di medan berat sekalipun.

Keunggulan lain dari Panther adalah efisiensi bahan bakar, konsumsi BBM sekitar 10 - 15 km/liter (tergantung kondisi jalan dan mesin).

Baca Juga: Legenda yang Belum Tergantikan! Panther LS Turbo Tetap Jadi Andalan Hingga Kini

Angka ini tergolong hemat untuk mobil diesel berkapasitas besar, sehingga cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Dari sisi dimensi, Panther memiliki ukuran cukup besar, panjang: 4.535 mm, lebar 1.770 mm, dan tinggi: 1.920 mm.

Kabin mampu menampung hingga 7 penumpang dengan ruang yang lega, menjadikannya ideal untuk keluarga maupun kebutuhan operasional.

Salah satu alasan Panther tetap diminati adalah kemudahan perawatan, mobil ini bisa ditangani oleh hampir semua bengkel umum.

Selain itu, suku cadang masih sangat mudah ditemukan dengan harga relatif terjangkau.

Di pasar mobil bekas 2026, harga Panther masih cukup variatif namun cenderung stabil.

Berada di kisaran harga Rp 40 juta – Rp 285 juta tergantung tahun produksi, tipe, dan kondisi.

Varian terbaru seperti Panther Touring atau LS biasanya memiliki harga lebih tinggi dibanding generasi awal.

Baca Juga: Benarkah Isuzu Panther Reborn Akan Rilis Tahun Ini? Desas-Desus Kabar Kebangkitan Sang Raja Diesel Bikin Publik Penasaran

Isuzu Panther bukan sekadar mobil lama, tetapi kendaraan legendaris yang masih relevan hingga sekarang.

Di tengah maraknya mobil modern dan elektrifikasi, Panther tetap menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan ketangguhan, efisiensi, dan kemudahan perawatan.

Jadi tak heran jika mobil ini masih banyak diburu di pasar mobil bekas tanak air hingga saat ini. (dce)

Editor : Dony Christiandi
isuzu panther legendaris diesel solar mobil bekas