Jawa Pos Radar Madiun - Nasi sering dimasak dalam porsi besar lalu disimpan untuk stok makan atau bekal. Namun, jika cara penyimpanannya keliru, nasi di kulkas justru bisa menjadi sumber masalah kesehatan yang serius.
Dokter spesialis anestesiologi dan pengobatan nyeri intervensional asal Maryland, dr. Kunal Sood, mengingatkan bahwa cara menyimpan nasi matang yang tidak ditangani dengan tepat berisiko terkontaminasi bakteri berbahaya.
“Jika nasi yang sudah dimasak dibiarkan pada suhu ruangan, spora dapat berkecambah, dan bakteri tersebut menghasilkan racun langsung di dalam makanan,” jelas Sood.
Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Beberkan Catatan Merah Permainan Timnas Indoensia
Risiko Bakteri pada Nasi
Banyak orang mengira nasi yang sudah dipanaskan kembali pasti aman dikonsumsi. Padahal, nasi sering mengandung spora Bacillus cereus, bakteri yang mampu bertahan meski terkena panas saat proses memasak.
Meskipun pemanasan ulang dapat membunuh bakteri, racun yang sudah terbentuk tidak selalu hilang. Inilah yang membuat nasi tetap berisiko menyebabkan keracunan makanan meski terlihat normal dan tidak berbau.
Baca Juga: Amankah Cokelat untuk Penderita Diabetes? Ini Penjelasan Ahli
Gejala keracunan biasanya muncul cepat, sekitar 30 menit hingga enam jam setelah mengonsumsi nasi yang terkontaminasi. Keluhan yang paling umum adalah mual dan muntah.
Kesalahan Umum Saat Menyimpan Nasi
Menurut dr. Sood, ada beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri pada nasi, antara lain:
· Membiarkan nasi terlalu lama pada suhu ruangan
· Terlambat memasukkan nasi ke dalam kulkas
· Menyimpan nasi di luar kulkas lebih dari dua jam
· Menyimpan nasi selama berhari-hari
· Memanaskan nasi berulang kali
Kebiasaan tersebut membuat bakteri lebih mudah berkembang dan menghasilkan racun berbahaya.
Baca Juga: 8 Manfaat Buah Naga untuk Anak, Bantu Tumbuh Sehat dan Cerdas
Manfaat Nasi Dingin, Asal Disimpan Benar
Di sisi lain, nasi yang disimpan di lemari es sebenarnya memiliki manfaat. Proses pendinginan dapat membentuk pati resisten yang baik untuk pencernaan dan membantu menjaga kestabilan gula darah.
Namun, manfaat ini hanya bisa diperoleh jika nasi ditangani dengan benar dan higienis.
Tips Aman Menyimpan Nasi
Agar tetap aman dikonsumsi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
· Segera dinginkan nasi setelah matang
· Simpan dalam wadah tertutup di kulkas maksimal satu jam setelah dimasak
· Pastikan suhu kulkas sekitar 4 derajat Celsius
· Konsumsi nasi dalam waktu 24 hingga 48 jam
· Panaskan ulang hanya satu kali hingga benar-benar panas dan beruap
“Pencegahan itu semua tentang waktu dan suhu,” tegas dr. Sood.
Menyimpan nasi tidak boleh dilakukan sembarangan. Kesalahan kecil dalam penanganan bisa berdampak besar pada kesehatan. Dengan memperhatikan waktu penyimpanan dan suhu yang tepat, Anda dapat menghindari risiko keracunan sekaligus tetap menikmati nasi dengan aman.
Editor : Nur Wachid