Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tips Sehat Makan Mi Instan, Tetap Nikmat Tanpa Berlebihan

Rimba Febriani • Kamis, 2 April 2026 | 12:54 WIB
Tips Sehat Makan Mi Instan. (ISTIMEWA)
Tips Sehat Makan Mi Instan. (ISTIMEWA)

Jawa Pos Radar Madiun - Mi instan sehat menjadi salah satu makanan favorit karena praktis dan mudah disajikan. Namun, kandungan natrium yang tinggi sering membuat makanan ini dianggap kurang sehat jika dikonsumsi terlalu sering.

Ahli gizi sekaligus anggota Asosiasi Dietisien Indonesia, Diah Maunah, menyebut mi instan kuah sebenarnya bisa dibuat lebih sehat dengan beberapa modifikasi sederhana. Berikut ini cara makan mi instan dalam pola hidup tips sehat. 

Kurangi Penggunaan Bumbu Instan

Salah satu langkah utama adalah mengurangi penggunaan bumbu bubuk dari mi instan. Bumbu ini biasanya mengandung natrium tinggi yang berisiko meningkatkan tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga: Bahaya Menyimpan Nasi Sembarangan, Bisa Picu Keracunan Makanan

Sebagai alternatif, Anda bisa menambahkan bumbu dapur alami seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, atau cabai segar. Misalnya, untuk lima porsi mi instan, cukup gunakan tiga bungkus bumbu instan dan lengkapi dengan bumbu alami agar rasa tetap lezat namun lebih sehat.

Tambahkan Protein dan Sayuran

Agar nilai gizinya lebih seimbang, mi instan sebaiknya dilengkapi dengan sumber protein seperti telur, ayam suwir, atau ikan.

Selain itu, tambahkan sayuran seperti sawi, kangkung, tomat, atau mentimun. Sayuran tidak hanya memberikan serat, tetapi juga membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Snack Sehat Anak 1 Tahun, Lezat dan Aman untuk Tumbuh Kembang

Hindari Tambahan Natrium Berlebih

Diah juga mengingatkan untuk tidak menambahkan terlalu banyak saus atau kecap karena dapat meningkatkan kadar natrium secara signifikan.

Selain itu, hindari pelengkap seperti keripik asin atau pilus yang tinggi garam. Sebaiknya juga tidak menghabiskan kuah mi untuk mengurangi asupan natrium.

Jangan Dikonsumsi Setiap Hari

Mi instan sebaiknya tidak dijadikan menu harian. Jadikan makanan ini sebagai konsumsi sesekali atau “makanan rekreasi” agar tidak berlebihan.

Hal ini juga berlaku untuk mi instan yang diklaim lebih sehat, seperti mi panggang atau non-MSG. Tetap penting untuk membaca label informasi gizi, terutama kandungan energi, lemak, dan natrium.

Meski mi panggang bisa memiliki lemak lebih rendah hingga 40 persen, kandungan natriumnya tetap bisa tinggi, bahkan mencapai lebih dari 1.500 miligram tergantung varian rasa.

Mi instan masih bisa dinikmati dengan cara yang lebih sehat jika diolah dengan tepat. Mengurangi bumbu instan, menambahkan protein dan sayuran, serta membatasi frekuensi konsumsi adalah kunci utama. Dengan begitu, Anda tetap bisa menikmati mi instan tanpa mengorbankan kesehatan.

Editor : Nur Wachid
#tips sehat #mi instan sehat #cara makan mi instan #bumbu mi instan #natrium tinggi