Jawa Pos Radar Madiun - Kesehatan anak selalu menjadi perhatian utama orang tua, terutama saat si kecil mengalami demam.
Kondisi ini kerap membuat ibu merasa cemas, terlebih jika baru pertama kali menghadapinya.
Padahal, demam merupakan hal yang umum terjadi pada anak dan tidak selalu berbahaya.
Baca Juga: 10 Khasiat Lempuyang bagi Tubuh: Dari Hambat Sel Kanker, Redakan Demam, hingga Obati Jerawat
Suhu tubuh normal anak berada di kisaran 36,4 hingga 37 derajat Celsius. Anak dikatakan mengalami demam ketika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celsius atau lebih.
Untuk memastikan kondisi tersebut, penggunaan termometer menjadi cara paling akurat dalam memantau suhu tubuh.
Demam sebenarnya merupakan respons alami tubuh dalam melawan infeksi. Ketika suhu tubuh meningkat, sistem imun sedang bekerja melawan kuman penyebab penyakit.
Baca Juga: MPASI Sehat! Ini Manfaat Blueberry untuk Tumbuh Kembang Bayi
Bahkan, demam juga sering muncul setelah imunisasi sebagai tanda bahwa tubuh sedang membentuk antibodi.
Selama anak masih aktif, mau makan dan minum, serta tidak menunjukkan tanda bahaya, kondisi ini umumnya tidak perlu dikhawatirkan.
Dalam banyak kasus, demam pada anak bisa mereda dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari.
Namun, jika demam membuat anak merasa tidak nyaman, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu menurunkan suhu tubuh dan membuatnya lebih nyaman.
Memberikan asupan cairan yang cukup menjadi langkah penting karena demam dapat membuat tubuh anak kehilangan cairan lebih cepat.
Air putih, sup hangat, serta buah-buahan yang kaya kandungan air seperti semangka dan jeruk dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Istirahat yang cukup juga berperan besar dalam proses pemulihan. Anak tidak harus tidur sepanjang hari, tetapi perlu diberikan waktu untuk beristirahat agar tubuhnya dapat melawan infeksi dengan optimal.
Baca Juga: Pepaya Termasuk Superfood! Ini Kandungan Nutrisi dan Manfaat Lengkapnya
Penggunaan pakaian yang terlalu tebal sebaiknya dihindari karena dapat menghambat pelepasan panas tubuh.
Saat memandikan anak, gunakan air hangat agar tubuhnya tetap nyaman. Air dingin justru bisa memperparah kondisi dan membuat anak merasa tidak nyaman.
Jika anak terlihat rewel atau tidak nyaman, obat penurun demam seperti paracetamol atau ibuprofen dapat diberikan sesuai dosis yang dianjurkan.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Snack Sehat Anak 1 Tahun, Lezat dan Aman untuk Tumbuh Kembang
Penting untuk selalu membaca aturan pakai dan memperhatikan usia serta kondisi anak sebelum memberikan obat.
Orang tua juga perlu memahami bahwa tidak semua kondisi demam membutuhkan pengobatan khusus. Yang terpenting adalah memantau kondisi anak secara keseluruhan, bukan hanya fokus pada angka suhu tubuh.
Sebagai langkah pencegahan, menjaga kebersihan menjadi kunci utama. Mengajarkan anak untuk mencuci tangan dengan benar, menutup mulut saat batuk atau bersin, serta tidak berbagi alat makan dapat membantu mengurangi risiko infeksi.
Dengan pemahaman yang tepat, orang tua tidak perlu panik saat anak mengalami demam. Penanganan sederhana di rumah sudah cukup membantu selama kondisi anak tetap stabil dan tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.
Editor : Andi Chorniawan