Jawa Pos Radar Madiun – Menghabiskan waktu dengan hewan peliharaan seperti anjing atau kucing ternyata tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat besar bagi kesehatan mental. Interaksi sederhana seperti mengelus atau memangku hewan terbukti dapat memberikan efek menenangkan dalam waktu singkat.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kontak fisik dengan hewan dapat langsung memengaruhi respons tubuh secara fisiologis. Salah satu efek utamanya adalah menurunkan hormon stres kortisol dan membantu tubuh beralih ke kondisi yang lebih rileks.
Penjelasan Pakar: Bagaimana Tubuh Merespons?
Psikiater Timothy Jeider, M.D., menjelaskan bahwa sentuhan pada hewan memengaruhi sistem saraf otonom yang mengatur respons stres manusia.
Baca Juga: Bansos PKH dan BNPT April 2026 Mulai Cair Pekan Kedua, Begini Cara Cek Lewat NIK
“Mengelus anjing atau kucing menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik yang memicu respons 'fight or flight' (lawan atau lari). Saat aktivitas itu menurun, sistem parasimpatik yang menenangkan pun aktif,” ujarnya.
Efek Fisiologis yang Terjadi
Saat seseorang mengalami stres, tubuh menunjukkan tanda-tanda seperti detak jantung meningkat, napas pendek, dan otot menegang. Sentuhan lembut dan berulang pada hewan peliharaan membantu memutus respons ini dengan cara:
Sinyal Keamanan: Memberikan sinyal ke otak bahwa lingkungan sekitar aman.
Baca Juga: Jangan Salah Beli, Ini Kesalahan dan Tips Memilih Sepatu Sesuai Bentuk Kaki
Stabilisasi Tubuh: Membantu detak jantung dan tekanan darah kembali ke level normal.
Relaksasi Otot: Mengurangi ketegangan fisik akibat tekanan emosional.
Peran "Hormon Cinta" (Oksitosin)
Pelatih perilaku hewan, Erin Whelan, menambahkan bahwa interaksi ini memicu perubahan kimiawi dalam darah. Saat Anda mengelus hewan:
Kortisol Turun: Hormon pemicu stres berkurang secara signifikan.
Baca Juga: Libur Paskah, Pertamina Tambah 779 Ribu Tabung LPG
Oksitosin Naik: Hormon yang menciptakan rasa nyaman, kedekatan, dan kebahagiaan meningkat pesat.
Oksitosin inilah yang membuat seseorang merasa lebih "penuh" dan bahagia setelah berinteraksi dengan anabul (anak bulu) kesayangan mereka.
Tabel: Perubahan Tubuh Saat Mengelus Hewan
| Indikator | Kondisi Stres | Setelah Mengelus Hewan |
| Hormon Kortisol | Tinggi (Waspada) | Rendah (Rileks) |
| Hormon Oksitosin | Rendah | Tinggi (Bahagia) |
| Detak Jantung | Cepat / Berdebar | Lambat / Stabil |
| Sistem Saraf | Simpatik (Aktif) | Parasimpatik (Tenang) |
Manfaat Jangka Pendek & Dukungan Emosional
Meski memberikan efek positif yang instan, terapis keluarga Julie Robinson mengingatkan bahwa manfaat ini umumnya bersifat jangka pendek. Hewan peliharaan bukan pengganti terapi profesional atau perawatan medis untuk gangguan mental berat, namun mereka adalah dukungan emosional yang sangat efektif untuk meregulasi emosi sehari-hari.
Menghabiskan waktu singkat dengan hewan peliharaan bisa menjadi salah satu cara praktis untuk meredakan stres harian secara cepat. Namun, agar kesehatan mental tetap terjaga secara jangka panjang, tetap imbangi dengan pola hidup sehat seperti tidur cukup, olahraga teratur, dan teknik relaksasi lainnya.
Editor : Nur Wachid