Jawa Pos Radar Madiun – Di tengah gempuran smartphone modern, HP jadul seperti Nokia 6600 justru kembali naik daun.
Dirilis pada 2003, perangkat ini kini menjelma menjadi barang koleksi nilai tinggi.
Bukan sekadar nostalgia, Nokia 6600 dianggap sebagai bagian penting dalam sejarah perkembangan smartphone.
Pelopor smartphone modern
Nokia 6600 menjadi salah satu perangkat awal yang menggunakan sistem operasi Symbian.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Laptop ASUS SSD 512 GB, Nomor 3 Cocok untuk Penggunaan Spreadsheet dan Banyak Jendela
Ponsel ini sudah mendukung instalasi aplikasi pihak ketiga, sebuah konsep yang kemudian menjadi standar di smartphone masa kini.
Desain ikonik tak tergantikan
Bentuknya yang membulat menyerupai “telur” menjadikan Nokia 6600 mudah dikenali.
Desain ini bahkan sering disebut sebagai salah satu yang paling unik sepanjang sejarah ponsel.
Teknologi canggih di masanya
Pada awal 2000-an, Nokia 6600 sudah dibekali fitur yang tergolong mewah, mulai dari kamera, perekam video, Bluetooth, hingga kemampuan menjalankan aplikasi dan game.
Kemampuan ini menjadikannya sebagai salah satu ponsel premium di eranya.
Tahan lama dan masih hidup
Seperti produk Nokia lainnya, daya tahan menjadi keunggulan.
Baca Juga: HP Nokia Jadul Diburu Lagi! Tren Feature Phone Meledak di 2026
Banyak unit Nokia 6600 yang masih bisa digunakan hingga sekarang, memperkuat nilai koleksinya.
Nilai nostalgia yang kuat
Bagi generasi 2000-an, Nokia 6600 adalah simbol ponsel “keren” dan prestisius. Tak sedikit yang menganggapnya sebagai HP impian di masanya.
Langka dan bernilai tinggi
Produksi yang sudah lama dihentikan membuat unit Nokia 6600 semakin sulit ditemukan.
Kondisi lengkap dengan box dan aksesori asli membuat harganya melonjak di pasar kolektor.
Bisa jalankan aplikasi lawas
Daya tarik lain terletak pada kemampuannya menjalankan aplikasi dan game Symbian lawas, termasuk beberapa game klasik yang kini sulit ditemukan di perangkat modern.
Editor : Andi Chorniawan