Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Dim Sum: Menelusuri Sejarah Seni Kuliner Tiongkok yang Kini Mendunia

Mimien Samini • Minggu, 5 April 2026 | 18:35 WIB
Dim Sum. (ROYCO)
Dim Sum. (ROYCO)

Jawa Pos Radar Madiun – Dim sum bukan sekadar makanan berporsi kecil; ia adalah representasi seni dan budaya kuliner Tiongkok yang telah menaklukkan lidah masyarakat global. Identik dengan keranjang bambu dan variasi bentuk yang cantik, dim sum menawarkan pengalaman rasa yang kaya, mulai dari gurihnya kukusan hingga renyahnya gorengan.

Keunikan dim sum terletak pada detail pembuatannya yang membutuhkan ketelitian tinggi, menjadikannya simbol estetika dalam mengolah bahan makanan sederhana menjadi sajian berkelas.

Berawal dari Tradisi Minum Teh (Yum Cha)

Sejarah panjang dim sum berkaitan erat dengan tradisi Yum Cha di Tiongkok. Dahulu, kedai-kedai teh di sepanjang Jalur Sutra menyajikan kudapan kecil ini sebagai pendamping bagi para pelancong dan petani yang beristirahat.

Baca Juga: Redmi 15 Resmi Meluncur: Baterai Jumbo 7000mAh Siap Temani Aktivitas Seharian!

Seiring berjalannya waktu, kudapan pendamping ini berevolusi menjadi sajian utama yang dinikmati dalam berbagai momen kebersamaan keluarga.

Ragam Dim Sum yang Menggugah Selera

Dunia dim sum sangatlah luas. Beberapa jenis yang paling populer dan wajib Anda coba antara lain:

Siomay: Paduan daging ayam atau seafood yang dibungkus kulit tipis.

Hakau: Udang utuh dalam balutan kulit transparan yang kenyal.

Bakpao: Roti kukus lembut dengan isian daging gurih atau pasta manis.

Ceker Ayam: Diolah dengan bumbu merah yang meresap hingga ke tulang.

Lumpia Goreng: Memberikan tekstur renyah sebagai penyeimbang hidangan kukus.

Resep Siomay Ayam Sederhana (Home-Made)

Anda tidak perlu ke restoran mahal untuk menikmati dim sum yang lezat. Berikut adalah resep praktis yang bisa Anda coba:

Baca Juga: Resep Bolu Rendah Kalori: Camilan Diet Lembut yang Gak Bikin Merasa Bersalah!

Bahan Isian:

250 gr daging ayam (cincang halus).

100 gr udang cincang (opsional, untuk tekstur lebih garing).

1 butir putih telur.

2 siung bawang putih (haluskan).

Baca Juga: Bocoran iOS 27: Siri Kini Lebih Pintar dan Natural, Mirip Chatbot AI Canggih!

1 sdm saus tiram & 1 sdt minyak wijen (kunci aroma khas).

1 sdt kecap asin & 1 sdt tepung maizena.

Garam dan lada secukupnya.

Cara Membuat:

Campurkan semua bahan isian dalam wadah, aduk hingga adonan terasa sedikit lengket dan menyatu.

Ambil selembar kulit pangsit, isi dengan 1 sdm adonan, lalu bentuk lipatan di pinggirnya.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sepatu Basket untuk Semua Posisi, Nomor 3 Ada AZA DBL Play Floater

Kukus dalam panci yang sudah panas selama 15–20 menit hingga matang sempurna.

Sajikan hangat dengan saus asam manis atau chili oil.

Tabel: Teknik Memasak & Karakteristik Dim Sum

Teknik Memasak Contoh Hidangan Karakteristik Rasa
Kukus (Steamed) Siomay, Hakau, Pao Lembut, juicy, dan rendah lemak.
Goreng (Fried) Lumpia, Pangsit Goreng Renyah, gurih, dan tekstur kontras.
Panggang (Baked) Bakpao Panggang, Egg Tart Manis, flaky, dan aroma karamel.

Dim Sum: Jembatan Tradisi dan Modernitas

Dim sum membuktikan bahwa inovasi kuliner tidak harus menghapus akar budaya. Di era modern, dim sum kini hadir dengan berbagai adaptasi lokal (seperti dim sum ayam di Indonesia) yang tetap menghormati teknik aslinya.

Bagi keluarga, dim sum adalah simbol kebersamaan; bagi dunia bisnis, ia adalah peluang emas yang lahir dari warisan rasa yang tak lekang oleh waktu.

Editor : Nur Wachid
#sejarah dim sum #resep siomay ayam praktis #jenis-jenis dim sum #tradisi yum cha #cara membuat dim sum lembut