Jawa Pos Radar Madiun - Sepeda lipat dengan model paling ringkas masih identik dengan Brompton.
Brand asal Inggris ini dikenal dengan sistem lipatan tiga (trifold) yang membuat ukuran sepeda sangat kecil saat dilipat, sehingga mudah dibawa ke kantor, masuk lift, hingga transportasi umum.
Tak heran, desain Brompton banyak ditiru oleh produsen lain karena dinilai praktis untuk mobilitas perkotaan.
Bahkan, kasus hukum sempat terjadi ketika produsen Korea Selatan meniru desainnya, dan pengadilan memenangkan Brompton.
Kini, banyak alternatif sepeda lipat bergaya Brompton dengan harga lebih terjangkau. Berikut beberapa yang populer di Indonesia.
Baca Juga: Rekomendasi Sepeda Lipat United Terbaik 2026, Pilihan Terbaik untuk Gowes ke Kantor dan Harian
1. Element Pikes
Salah satu alternatif paling banyak diminati.
- Frame: chromoly
- Karakter: kuat dan nyaman
- Harga: Rp5 – Rp8 juta
2. United Trifold
Produk lokal yang cukup populer dengan model lipatan tiga seperti Brompton.
- Frame: alloy
- Bobot: ±10 kg
- Varian: 1S hingga 11 speed
- Harga: Rp6 – Rp14 juta
Pilihan paling realistis untuk pengguna Indonesia.
3. 3Sixty Folding Bike
Alternatif populer dari Korea Selatan.
Baca Juga: Sepeda Lipat Pacific Paling Laris 2026, Pilihan Terbaik untuk ke Kantor dan Gowes Harian
- Frame: chromoly
- Wheelbase: sedikit lebih panjang dari Brompton
- Harga: Rp6 – Rp15 juta
Lipatan rapi dan mudah didorong saat dilipat.
4. Kreuz Folding Bike
Sepeda buatan Bandung dengan desain mirip Brompton.
- Frame: custom (handmade)
- Harga frame: ±Rp3,5 juta
- Full bike: ±Rp8 juta
Produksinya terbatas dan bersifat pre-order.
5. Chedech Folding Bike
Sepeda ini cocok untuk penggunaan dalam kota. Bobotnya ringan dengan sistem lipatan ringkas.
- Frame: karbon
- Ukuran roda: 18 inci
- Harga: mulai Rp30–35 juta
Performa cukup kencang di jalan aspal dan cocok untuk komuter.
Sepeda lipat model Brompton memang unggul dalam hal kepraktisan. Ukurannya yang kecil saat dilipat membuatnya ideal untuk mobilitas di kota besar.
Dengan banyaknya pilihan harga, kini pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan tanpa harus membeli versi original yang harganya bisa menembus Rp30 jutaan. (dce)
Editor : Dony Christiandi