Jawa Pos Radar Madiun - Motor listrik buatan China kini semakin menunjukkan kualitasnya di pasar Indonesia.
Dengan teknologi yang terus berkembang, desain modern, serta harga yang lebih kompetitif, produk asal Tiongkok mulai menjadi alternatif serius dibanding merek Jepang maupun Eropa.
Selain ramah lingkungan, motor listrik China juga menawarkan performa yang cukup mumpuni untuk kebutuhan harian.
Mulai dari jarak tempuh hingga fitur digital, banyak model sudah disesuaikan dengan mobilitas masyarakat perkotaan.
Berikut beberapa motor listrik China yang sudah tersedia di Indonesia.
1. Yadea G6
Salah satu model paling populer di kelasnya.
- Jarak tempuh: hingga 120 km
- Fitur: smart dashboard, Bluetooth
- Baterai: dual battery
- Kecepatan: ±70 km/jam
- Harga: sekitar Rp23 jutaan
Ideal untuk komuter jarak menengah.
2. TailG Type E5
Motor listrik dengan performa lebih tinggi.
- Kecepatan maksimal: 75 km/jam
- Jarak tempuh: ±100 km
- Desain: sporty
- Harga: Rp24 jutaan
Cocok untuk pengguna aktif di perkotaan.
3. Sunra Ronic
Pilihan menarik dengan fitur lengkap.
- Kecepatan: hingga 80 km/jam
- Jarak tempuh: hingga 120 km
- Fitur: smart system
- Harga: sekitar Rp25 jutaan
Nyaman untuk penggunaan harian dan jarak menengah.
Baca Juga: Honda ICON e, Motor Listrik Murah dengan Spesifikasi dan Fitur Lengkap
4. NIU NQi Sport
Motor ini dikenal dengan desain elegan dan teknologi canggih.
- Jarak tempuh: 80–100 km
- Motor: Bosch
- Baterai: lithium
- Kecepatan: ±45–60 km/jam
- Harga: mulai Rp28 jutaan
Cocok untuk penggunaan harian di dalam kota.
5. ZEEHO AE8
Motor listrik premium dengan teknologi modern.
- Kecepatan: hingga 100 km/jam
- Fast charging: 80% dalam 30 menit
- Desain: futuristik
- Harga: mulai Rp42 jutaan
Baca Juga: Tak Mau Motor Listrik China? Ini Pilihan Terbaik dari Honda, Berikut Spesifikasi dan Harganya
Salah satu motor listrik tercepat di kelasnya.
Motor listrik China kini tidak lagi dipandang sebelah mata.
Dengan harga mulai Rp20 jutaan, konsumen sudah bisa mendapatkan kendaraan listrik dengan performa cukup tinggi.
Juga berbagai fitur modern, serta efisiensi biaya operasional yang jauh lebih hemat dibanding motor konvensional. (dce)
Editor : Dony Christiandi