Jawa Pos Radar Madiun - Suzuki memberikan kejutan unik di ajang Bangkok International Motor Show (BIMS) 2026.
Pabrikan berlogo "S" ini resmi memperkenalkan Suzuki Smash 115 Plus ABS, sebuah motor bebek yang mendobrak tradisi dengan membawa fitur keselamatan tingkat tinggi yang jarang ditemukan di kelasnya.
Sebagaimana dilansir dari Greatbiker, Rabu (1/4/2026), kehadiran sistem pengereman ABS menjadi daya tarik utama yang memposisikan Smash sebagai motor bebek paling aman di kategorinya.
Fitur Unggulan: Rem ABS dan Panel Instrumen Digital
Penyematan sistem Anti-lock Braking System (ABS) pada roda depan bertujuan mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak, terutama pada kondisi jalanan basah atau licin.
Selain aspek keselamatan, Suzuki juga membawa pembaruan teknologi pada area kemudi.
Smash terbaru sudah memakai panel instrumen digital. Ini yang pertama di jenis motor bebek Suzuki.
Layar menampilkan informasi kecepatan, posisi gigi, level bahan bakar, hingga status sistem ABS secara presisi.
Desain bodi tetap mempertahankan garis tegas Smash 115 standar, namun kini dipercantik dengan striping terbaru dan kaliper rem hitam yang lebih modern.
Spesifikasi Teknis Suzuki Smash 115 Plus ABS (2026)
| Komponen | Spesifikasi |
| Mesin | 112,8 cc, SOHC, Berpendingin Udara |
| Teknologi | LEaP (Light, Efficient, and Powerful) |
| Tenaga Maksimum | 9,25 Hp pada 7.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 9,10 Nm pada 6.500 rpm |
| Sistem Pengereman | Cakram Depan dengan Single Channel ABS |
| Panel Instrumen | Full Digital Display |
| Harga (Thailand) | 59.900 Baht (Sekitar Rp 26 Juta) |
Di sektor dapur pacu, Suzuki masih mempercayakan mesin konfigurasi 112,8 cc dengan teknologi LEaP.
Meski secara angka performa tidak mengalami lonjakan drastis, mesin ini sudah teruji memiliki durabilitas yang sangat baik (bandel) serta konsumsi bahan bakar yang tergolong sangat irit untuk penggunaan harian.
Harga dan Ketersediaan
Suzuki Smash 115 Plus ABS saat ini baru tersedia secara eksklusif untuk pasar Thailand dengan banderol 59.900 Baht atau setara Rp 26 jutaan.
Meski harganya tergolong tinggi untuk ukuran motor bebek, penyertaan fitur ABS dan panel digital membuat nominal tersebut dinilai tetap masuk akal bagi konsumen yang mengutamakan keamanan dan teknologi.
Langkah Suzuki menghadirkan fitur ABS pada motor bebek kelas bawah menunjukkan tren baru di tahun 2026, di mana fitur keselamatan mulai menjadi standar penting di semua segmen motor.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan memboyong varian ini ke pasar Indonesia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani