Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bunyi “Gluduk” pada Kaki Mobil? Waspadai Kerusakan Suspensi dan 5 Penyebab Utamanya!

Aji Perdana • Selasa, 7 April 2026 | 12:24 WIB
Bunyi “Gluduk” pada Kaki Mobil. (AUTO2000)
Bunyi “Gluduk” pada Kaki Mobil. (AUTO2000)

Jawa Pos Radar Madiun – Pernahkah Anda mendengar bunyi “gluduk” yang mengganggu dari bagian bawah mobil saat melewati jalan tidak rata? Bunyi tersebut merupakan indikator utama adanya masalah pada sistem kaki-kaki atau suspensi.

Jika dibiarkan, gejala ini biasanya diikuti dengan setir yang bergetar, kemudi tidak stabil, hingga keausan ban yang tidak merata (botak sebelah).

Mengabaikan bunyi ini bukan hanya merusak kenyamanan, tetapi juga sangat berisiko terhadap keselamatan berkendara. Berikut adalah panduan mengenali sumber masalah dan penyebab umumnya.

Baca Juga: Strategi Konten Menarik dan Konsisten: Rahasia Sukses Konten Kreator Modern

Cara Sederhana Deteksi Kerusakan Kaki-Kaki

Sebelum ke bengkel, Anda bisa melakukan pengecekan mandiri:

Uji Jalan: Lewati polisi tidur atau jalan berlubang. Jika muncul bunyi benturan besi atau redaman yang kasar, suspensi dipastikan bermasalah.

Pemeriksaan Visual: Intip bagian kolong, periksa apakah ada karet bushing yang sobek atau rembesan oli pada batang shockbreaker.

Baca Juga: Resep Ayam Sambal Matah Viral: Lauk Segar, Pedas, dan Praktis ala Resto Bali

Goyang Roda: Dongkrak mobil hingga roda terangkat, lalu pegang sisi atas dan bawah roda. Goyangkan dengan kuat; jika terasa oblak atau ada bunyi "kletek", komponen penyambung roda sudah aus.

5 Penyebab Umum Bunyi “Gluduk” pada Mobil

Karet Support Shockbreaker RusakKomponen ini berada di bagian atas shockbreaker. Jika karet peredam ini aus atau pecah, besi akan berbenturan langsung dengan bodi mobil, terutama saat melintasi jalan bergelombang.

Shockbreaker Lemah atau MatiFungsi utamanya adalah meredam ayunan per. Cara cek: Tekan bagian kap mesin atau bagasi lalu lepaskan. Jika mobil berayun lebih dari satu kali (mental-mentul), itu tandanya shockbreaker sudah tidak mampu meredam dan harus diganti.

Baca Juga: Cara Menggunakan AI untuk Berburu Diskon E-Commerce: Belanja Jadi Lebih Murah dan Cerdas!

Bushing Arm yang Pecah atau SobekBushing arm berfungsi meredam getaran dari roda ke sasis. Kerusakan pada karet ini sering memicu bunyi "gluduk" saat pengereman mendadak atau ketika mobil melintasi jalan rusak, serta membuat setir terasa lari ke kanan atau kiri.

Ball Joint dan Tie Rod yang AusKedua komponen ini adalah sendi gerak roda. Jika aus, roda akan terasa longgar. Gejala khasnya adalah muncul bunyi saat mobil berbelok atau setir terasa bergetar hebat di kecepatan tertentu.

Link Stabilizer yang KendurKomponen ini menjaga keseimbangan mobil saat bermanuver. Jika sudah oblak, akan muncul bunyi "gluduk" yang berirama konstan, bahkan saat mobil melaju pelan di jalan yang hanya sedikit tidak rata.

Baca Juga: Resep Kurma Cake Lembut dan Moist: Ide Jualan Camilan Manis yang Tahan Lama!

Tabel: Diagnosa Cepat Masalah Kaki-Kaki

Gejala Bunyi Kemungkinan Komponen Rusak Dampak Jika Dibiarkan
Gluduk di bagian atas. Karet Support Shock. Merusak bodi/dudukan shock.
Mobil mengayun lama. Shockbreaker Mati. Mobil limbung & sulit dikendalikan.
Gluduk saat rem/belok. Bushing Arm / Ball Joint. Ban cepat botak & setir tidak lurus.
Bunyi berirama konstan. Link Stabilizer. Mobil terasa goyang saat kecepatan tinggi.

Penanganan Dini Lebih Hemat

Melakukan servis berkala dan segera memeriksakan mobil ke bengkel terpercaya saat muncul gejala awal adalah kunci. Penanganan dini tidak hanya menghemat biaya perbaikan agar kerusakan tidak merembet ke komponen lain, tetapi juga memastikan performa kendaraan tetap optimal dan aman digunakan di segala kondisi jalan.

Editor : Nur Wachid
#bunyi gluduk mobil #penyebab kaki-kaki mobil bunyi #suspensi mobil rusak #ciri shockbreaker rusak #bushing arm rusak