Jawa Pos Radar Madiun – Sistem pengereman merupakan pilar utama keselamatan dalam berkendara sepeda motor. Di era teknologi mesin modern tahun 2026, dua sistem yang paling mendominasi pasar adalah ABS (Anti-lock Braking System) dan CBS (Combi Brake System).
Meskipun keduanya bertujuan membantu pengendara menghentikan laju motor dengan stabil, prinsip kerja dan peruntukannya sangatlah berbeda. Memahami perbedaan ini krusial agar Anda bisa memilih motor yang sesuai dengan kebutuhan medan jalan yang sering Anda lalui.
1. Mengenal Rem ABS (Anti-lock Braking System)
ABS adalah teknologi pengereman berbasis elektronik. Sistem ini dirancang khusus untuk mencegah roda terkunci (locking) saat pengendara melakukan pengereman mendadak (panic braking).
Baca Juga: Jok Mobil Berjamur? Ini Panduan Lengkap Membersihkannya Sesuai Jenis Bahan!
Cara Kerja: Sensor kecepatan roda mengirim data ke ECU. Jika roda terdeteksi akan mengunci, sistem akan mengurangi dan menambah tekanan rem secara otomatis dalam hitungan milidetik.
Keunggulan: Sangat efektif di jalan licin, basah, atau berpasir. Motor tetap bisa dikendalikan (berbelok) meski rem ditekan penuh.
2. Mengenal Rem CBS (Combi Brake System)
Berbeda dengan ABS, CBS adalah sistem pengereman yang bekerja secara mekanis. Fungsinya adalah mengintegrasikan rem depan dan belakang dalam satu tarikan tuas.
Baca Juga: Jangan Asal Pilih Cairan Pembersih Jamur Kaca! Ini Risiko dan Cara Aman Menggunakannya
Cara Kerja: Saat tuas rem kiri (rem belakang) ditekan, sistem secara otomatis mendistribusikan tekanan ke rem depan juga. Umumnya menggunakan rasio 70:30 antara roda belakang dan depan.
Keunggulan: Sangat praktis bagi pemula karena membantu menyeimbangkan distribusi pengereman tanpa perlu teknik khusus, sehingga motor tidak menukik tajam.
Baca Juga: AC Mobil Bau Apek? Ini 5 Cara Ampuh Mengatasinya Hingga Tuntas!
Tabel: Perbandingan Cepat ABS vs CBS
| Fitur | ABS (Anti-lock Braking System) | CBS (Combi Brake System) |
| Prinsip Kerja | Elektronik (Sensor & ECU). | Mekanis (Kabel Penghubung). |
| Tujuan Utama | Mencegah ban selip/terkunci. | Menyeimbangkan pengereman depan-belakang. |
| Kondisi Terbaik | Darurat, Jalan Licin, Kecepatan Tinggi. | Harian, Perkotaan, Kecepatan Rendah-Menengah. |
| Harga | Lebih Mahal (Komponen Kompleks). | Lebih Terjangkau (Ekonomis). |
Mana yang Lebih Aman untuk Anda?
Pemilihan antara ABS dan CBS bergantung pada profil berkendara Anda:
Pilih ABS jika: Anda sering berkendara jarak jauh (touring), sering memacu motor di kecepatan tinggi, atau tinggal di daerah dengan curah hujan tinggi yang membuat jalanan sering licin. ABS adalah "penyelamat" di kondisi ekstrem.
Baca Juga: Rekomendasi, Panduan Lengkap Sepeda Gunung (MTB) 2026: Kisaran Harga, dan Rekomendasi Merek
Pilih CBS jika: Penggunaan motor mayoritas di dalam kota dengan kecepatan rendah hingga menengah. CBS memberikan kenyamanan lebih saat terjebak kemacetan karena pengereman terasa lebih halus dan stabil.
Baik ABS maupun CBS memiliki peran besar dalam meminimalisir risiko kecelakaan. ABS unggul dalam skenario darurat dan kondisi jalan yang sulit, sementara CBS menawarkan kemudahan operasional untuk mobilitas harian.
Apapun pilihan Anda, pastikan untuk selalu merawat kondisi kampas rem dan minyak rem secara rutin demi keselamatan optimal.
Editor : Nur Wachid