Jawa Pos Radar Madiun - Maraknya penggunaan HB boosting belakangan ini menyisakan persoalan serius bagi kesehatan kulit perempuan.
Alih-alih mendapatkan kulit putih instan, banyak pengguna justru mengeluhkan kerusakan kulit yang parah.
Mulai dari kulit kusam, iritasi, flek hitam, hingga munculnya stretch mark atau jaringan parut akibat kandungan bahan kimia berbahaya yang tidak terdaftar di BPOM.
Menanggapi fenomena ini, para tenaga kesehatan dan ahli dermatologi memberikan panduan medis bagi para korban untuk memulihkan kondisi kulit mereka secara bertahap dan aman.
Langkah Pertama: Hentikan Total dan Detoksifikasi
Ahli dermatologi menekankan bahwa kunci utama pemulihan adalah penghentian total penggunaan produk HB Dosting.
Melanjutkan pemakaian hanya akan memperparah kerusakan jaringan kulit terdalam.
Setelah penghentian, langkah selanjutnya adalah membantu tubuh melakukan pembersihan dari dalam (detoksifikasi):
-
Hidrasi Maksimal: Perbanyak konsumsi air putih untuk mempercepat metabolisme.
-
Nutrisi Antioksidan: Konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan tinggi vitamin C dan E untuk membantu perbaikan sel kulit dari dalam.
Panduan Skincare Pemulihan Pasca HB Dosting
| Tahapan Perawatan | Jenis Produk yang Disarankan | Fungsi Utama |
| Pembersih | Gentle Cleanser (Tanpa SLS) | Membersihkan tanpa merusak skin barrier. |
| Pelembap | Moisturizer dengan Ceramide / Cica | Menghidrasi dan menenangkan iritasi. |
| Perlindungan | Sunscreen minimal SPF 30 | Melindungi kulit yang tipis dari radiasi UV. |
| Hindari | Krim Pemutih Instan / Steroid | Mencegah kerusakan kulit yang lebih permanen. |
Penanganan untuk Kasus Kerusakan Berat
Bagi individu yang mengalami kerusakan kulit cukup berat seperti flek yang membandel atau iritasi kronis, pemeriksaan dokter spesialis sangat disarankan. Beberapa terapi medis yang mungkin dilakukan antara lain:
-
Chemical Peeling Ringan: Mengangkat sel kulit mati secara aman dan terkontrol.
-
Serum Vitamin C Medis: Membantu mencerahkan kulit secara sehat dan bertahap.
-
Terapi Laser: Jika terdapat kerusakan pigmen yang lebih dalam.
Pemerintah daerah dan tenaga kesehatan kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mengecek izin BPOM sebelum membeli produk kecantikan.
Kesehatan kulit adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan proses bertahap, bukan solusi instan yang membawa risiko kesehatan permanen. (naz)
Editor : Mizan Ahsani