Jawa Pos Radar Madiun - Perbedaan antara iPhone inter dan iPhone iBox masih sering membuat calon pembeli bingung. Secara fisik, keduanya memang hampir tidak bisa dibedakan.
Namun, dari sisi legalitas, garansi, hingga keamanan penggunaan, perbedaannya cukup signifikan.
Memahami hal ini penting agar tidak salah beli, terutama karena iPhone inter biasanya ditawarkan dengan harga jauh lebih murah.
Harga
Perbedaan paling mencolok ada pada harga. iPhone inter umumnya dijual lebih murah karena masuk dari luar negeri tanpa jalur resmi.
Baca Juga: 5 Kamera iPhone Terbaik 2026 untuk Konten Kreator: Dari Pemula hingga Pro!
Sementara iPhone iBox yang didistribusikan resmi di Indonesia memiliki harga lebih tinggi karena sudah melalui pajak dan regulasi.
Garansi
iPhone iBox mendapatkan garansi resmi dari distributor seperti iBox yang bisa diklaim di Indonesia.
Sebaliknya, iPhone inter biasanya tidak memiliki garansi resmi lokal. Jika rusak, pengguna harus menanggung biaya perbaikan sendiri.
Kode Negara
iPhone resmi Indonesia memiliki kode wilayah seperti:
PA/A
ID/A
FE/A
Baca Juga: Pengguna iPhone Lama Wajib Update iOS 18, Diklaim Lebih Aman dari DarkSword
Jika kode berbeda, kemungkinan besar perangkat tersebut adalah iPhone inter.
Kartu SIM dan Risiko Blokir IMEI
iPhone iBox bisa langsung digunakan dengan semua operator Indonesia seperti Telkomsel, XL, Indosat, dan Tri.
Sementara iPhone inter berisiko tidak bisa digunakan atau terblokir karena IMEI tidak terdaftar.
IMEI
Cara paling mudah mengecek adalah dengan IMEI.
Ketik *#06# di iPhone, lalu cek nomor IMEI di database resmi pemerintah.
Jika IMEI tidak terdaftar, maka perangkat berpotensi ilegal dan tidak bisa digunakan jaringan seluler.
Serial Number: Verifikasi di Situs Apple
Cek serial number di situs resmi Apple.
Jika tidak terdaftar, patut dicurigai sebagai produk tidak resmi atau bermasalah.
Ketersediaan Produk
Jika ada iPhone terbaru dijual lebih cepat sebelum rilis resmi di Indonesia, hampir pasti itu adalah iPhone inter.
Editor : Andi Chorniawan