Steam Minta Maaf atas Kesalahan Rating IGRS, Kemkomdigi Lakukan Investigasi Mendalam

Suci Oktavia • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 14:13 WIB
Logo Steam, platform penyedia game.
Logo Steam, platform penyedia game.

Jawa Pos Radar Madiun - Platform distribusi gim terbesar di dunia, Steam, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik Indonesia terkait pencantuman rating Indonesia Game Rating System (IGRS) yang tidak akurat.

Kesalahan tersebut sempat memicu kebingungan massal di kalangan pengguna karena klasifikasi usia yang ditampilkan dianggap sangat janggal dan tidak sesuai dengan konten gim aslinya.

Pihak Valve, selaku pemilik Steam, menjelaskan bahwa anomali ini disebabkan oleh adanya kendala teknis dan miskomunikasi dalam pengintegrasian sistem rating lokal ke platform mereka.

Baca Juga: Gencatan Senjata AS-Iran Disepakati, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok 10 Persen!

Kronologi Kesalahan Teknis Rating IGRS

Steam mengakui bahwa data yang tidak akurat tersebut sempat muncul secara publik dalam rentang waktu singkat di awal April 2026.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Pilih! Ini Perbedaan HP iPhone dan Samsung yang Sering Bikin Pembeli Menyesal

"Kami mohon maaf atas kebingungan yang mungkin disebabkan oleh kesalahan ini. Masih ada beberapa langkah persiapan sebelum kami kembali menampilkan rating IGRS yang telah disetujui kepada pelanggan di Indonesia," tulis Steam dalam keterangan resminya, Rabu (8/4).

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tidak tinggal diam melihat kejanggalan ini.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menyatakan pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam untuk menemukan akar permasalahan, baik di sisi internal kementerian maupun eksternal (pihak Steam).

"Ini sangat aneh dan janggal. Kita melakukan investigasi ini secara terbuka dengan melibatkan komunitas, asosiasi, dan pelaku industri gim untuk mengidentifikasi penyebab kejanggalan klasifikasi ini," tegas Sonny.

Sejatinya, Valve dan Kemkomdigi telah menjalin komunikasi selama lebih dari dua tahun untuk membangun sistem tampilan rating usia yang sinkron.

Tujuannya adalah memberikan informasi perlindungan konsumen yang akurat mengenai konten gim bagi orang tua dan pemain di Indonesia. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
IGRS steam anak dewas rating