Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sering Diabaikan! Ini Sederet Fungsi Vital Saluran Air Mobil yang Bisa Cegah Kerusakan Parah

Yunita Tri Desianti • Kamis, 9 April 2026 | 11:21 WIB
Ilustrasi AC mobil bau dan tips mengatasinya. (ASTRA OTOSHOP)
Ilustrasi AC mobil bau dan tips mengatasinya. (ASTRA OTOSHOP)

Jawa Pos Radar Madiun - Banyak pemilik mobil yang terlalu fokus pada perawatan mesin dan tampilan luar, namun sering melewatkan satu komponen kecil yang memiliki dampak besar, yakni saluran air.

Bagian ini bekerja secara diam-diam untuk menjaga kenyamanan dan ketahanan mobil, terutama saat musim hujan.

Tanpa sistem saluran air yang baik, berbagai masalah serius bisa muncul. Mulai dari interior yang basah, bau tidak sedap di dalam kabin, hingga visibilitas yang terganggu saat berkendara.

Berikut adalah peran krusial saluran air pada eksterior mobil yang dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.

Mencegah Kerusakan Interior dan Bau Tidak Sedap

Fungsi utama dari saluran air adalah mengarahkan air hujan agar tidak masuk ke dalam kabin.

Air yang jatuh di area atap dan kaca dialirkan melalui jalur khusus menuju bagian bawah mobil, biasanya melalui pilar A dan pilar C.

Jika saluran ini tersumbat atau tidak bekerja dengan baik, air bisa menyusup lewat celah pintu atau kaca. Akibatnya, karpet, jok, dan dashboard bagian dalam mobil menjadi lembab bahkan basah.

Kondisi ini tidak hanya merusak material interior, tetapi juga memicu pertumbuhan jamur dan bau apek yang sulit dihilangkan.

Baca Juga: Jadwal Tayang dan Daftar Peserta The Icon Indonesia 2026: 24 Kontestan Bersaing Jadi Ikon Baru Musik Tanah Air

Menjaga Sirkulasi Udara dan Visibilitas Berkendara

Saluran air juga berperan penting dalam menjaga sirkulasi udara di dalam mobil, terutama saat kendaraan diparkir lama dalam kondisi hujan.

Dengan aliran air yang lancar dan tidak menggenang, area ventilasi di sekitar pintu dan kaca tetap terjaga fungsinya.

Hal ini membuat udara di dalam kabin tidak terasa pengap dan tingkat kelembaban dapat ditekan seminimal mungkin. Kondisi ini sangat membantu agar mobil tetap terasa segar dan nyaman saat digunakan kembali.

Selain itu, saluran air yang optimal membantu mengurangi risiko kaca berembun. Embun muncul karena adanya perbedaan suhu ekstrem antara bagian dalam dan luar mobil.

Ketika saluran air mampu mencegah penumpukan air di sekitar area karet kaca, kelembaban kabin menjadi lebih terkontrol. Pandangan pengemudi pun tetap jelas dan aman selama perjalanan.

Hujan deras sering kali menimbulkan suara berisik dari percikan air yang menghantam atap dan bodi mobil.

Desain saluran air yang baik membantu agar aliran air jatuh secara teratur dan tidak memantul sembarangan ke bagian bodi lainnya.

Secara tidak langsung, sistem pembuangan air yang rapi ini membantu meredam suara bising akibat aliran air yang berantakan.

Dengan memahami fungsi-fungsi tersembunyi ini, pemilik kendaraan diharapkan lebih peduli untuk membersihkan celah-celah saluran air agar terbebas dari kotoran atau daun kering yang menyumbat. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#kaca berembun #interior #saluran air #mobil #bau