Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Setang Motor Terasa Goyang? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya!

Ardia Dimas • Sabtu, 11 April 2026 | 11:50 WIB
Setang Motor Terasa Goyang. (ILUSTRASI/TIKTOK)
Setang Motor Terasa Goyang. (ILUSTRASI/TIKTOK)

Jawa Pos Radar Madiun – Pernahkah Anda merasa setang motor tiba-tiba sulit dikendalikan, terasa berat sebelah, atau goyang saat melintasi jalan yang rata? Masalah setang tidak stabil adalah kendala yang kerap menghantui motor lama maupun motor yang sering melibas jalanan rusak.

Masalah ini tidak boleh dianggap remeh. Selain mengurangi kenyamanan, setang yang "oblak" sangat membahayakan keselamatan, terutama saat Anda melakukan pengereman mendadak atau memacu motor dalam kecepatan tinggi. Simak analisis penyebab dan solusinya berikut ini.

Penyebab Setang Motor Goyang & Tidak Stabil

1. Bearing Setang (Komstir) Aus atau Kendor

Komstir adalah komponen yang paling sering menjadi biang kerok. Komstir berfungsi sebagai poros kemudi yang menghubungkan setang dengan rangka.

Baca Juga: Motor Listrik Rasa NMAX! Spek dan Harga Polytron Fox 350 April 2026

Ciri-ciri: Setang terasa berat saat berbelok, ada bunyi "klek" saat melewati polisi tidur, atau setang terasa goyang saat tangan dilepas.

Solusi: Lakukan penyetelan ulang jika hanya kendor, namun segera ganti dengan unit baru jika pelor/bearing sudah aus atau "termakan".

2. Kondisi Ban yang Tidak Ideal

Ban yang sudah melewati batas pemakaian akan mempengaruhi handling.

Penyebab: Ban sudah gundul (tidak rata), muncul benjolan, atau tekanan angin yang terlalu rendah/tinggi.

Solusi: Selalu jaga tekanan angin sesuai standar (biasanya 29-33 psi) dan ganti ban jika tanda TWI sudah sejajar.

3. Velg Bengkok atau Tidak Presisi

Velg yang peyang akan menyebabkan putaran roda tidak simetris.

Penyebab: Sering menghantam lubang dengan kecepatan tinggi atau benturan keras.

Baca Juga: Hasil Indonesia vs Vietnam di Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Menang 3-2, Garuda ke Final

Solusi: Lakukan press velg untuk velg palang (racing) atau setel jari-jari untuk velg jari-jari.

4. Shockbreaker Depan Bermasalah

Keseimbangan sisi kanan dan kiri sangat bergantung pada fungsi suspensi.

Penyebab: Seal shock bocor sehingga oli keluar sebelah, atau volume oli shock tidak sama antara kanan dan kiri.

Solusi: Servis shockbreaker, ganti seal yang bocor, dan pastikan takaran oli shock presisi di kedua sisi.

5. Bearing Roda (Laker) Pecah

Bearing roda berfungsi menjaga putaran roda tetap pada porosnya.

Ciri-ciri: Roda depan bisa digoyangkan ke kanan-kiri saat posisi motor diparkir dengan standar tengah.

Solusi: Segera ganti bearing roda. Jangan ditunda karena laker yang pecah bisa membuat roda terkunci mendadak.

6. Pemasangan Komponen yang Tidak Presisi

Hal ini sering terjadi setelah motor mengalami kecelakaan atau servis besar di bengkel non-resmi, di mana baut as roda atau segitiga motor tidak terpasang sejajar.

Tips Mencegah Setang Goyang di Masa Depan

Agar performa motor tetap stabil, terapkan kebiasaan berikut:

Hindari Hajar Lubang: Kurangi kecepatan saat melihat jalan berlubang untuk menjaga keawetan velg dan komstir.

Rutin Cek Tekanan Ban: Setidaknya seminggu sekali.

Servis Kaki-kaki Secara Berkala: Jangan menunggu rusak baru dibawa ke bengkel.

Gunakan Suku Cadang Orisinal: Terutama untuk komponen vital seperti komstir dan bearing roda.

Setang motor yang goyang biasanya berakar dari masalah di bagian kaki-kaki. Jika Anda merasakan gejala tidak stabil, segera lakukan pengecekan pada area komstir, ban, dan velg. Menjaga stabilitas motor adalah kunci kenyamanan sekaligus pelindung nyawa Anda di jalan raya.

Editor : Nur Wachid
#setang motor goyang #penyebab setang motor tidak stabil #komstir motor rusak #motor limbung penyebabnya #bearing roda motor rusak