Jawa Pos Radar Madiun - Kebijakan Work from Home (WFH) kini kembali menjadi perbincangan hangat, terutama setelah pemerintah menerapkan pola kerja fleksibel bagi ASN.
Bagi banyak orang, WFH bukan lagi sekadar keharusan pandemi, melainkan bonus keseimbangan hidup yang mendatangkan tantangan tersendiri: bagaimana tetap fokus di tengah keriuhan rumah?
Melina Ardianti Hadiatmodjo, Interior Design Manager IKEA Indonesia, menekankan bahwa kunci WFH saat ini adalah menyesuaikan ritme rumah, bukan memaksa rumah mengikuti pola kantor.
Berikut adalah 7 tips praktis dari IKEA untuk menciptakan ruang kerja yang mendukung produktivitas tanpa mengorbankan kenyamanan domestik.
7 Tips Menata Ruang WFH yang Nyaman & Produktif
1. Tentukan Sudut Fokus yang Tepat
Anda tidak butuh ruangan khusus. Cukup temukan satu titik tetap, seperti sudut ruang keluarga atau area dekat jendela.
Jika ruang terbatas, pilih area yang mudah dibereskan di akhir hari agar fungsi rumah sebagai tempat istirahat tidak terganggu.
2. Ciptakan Pembatas Visual Sederhana
Gunakan elemen kecil untuk memberi sinyal pada otak bahwa Anda sedang dalam "mode kerja".
Karpet kecil, meja lipat, atau sekadar mengubah arah duduk bisa menjadi pembatas antara area produktif dan area santai.
Baca Juga: 9 Tas Selempang Waterproof Terbaik 2026: Anti Air, Murah, dan Stylish untuk Harian!
3. Pencahayaan: Kunci Konsentrasi
Cahaya alami adalah yang terbaik. Namun, jika sudut kerja Anda gelap, tambahkan lampu meja dengan arah cahaya yang bisa diatur untuk mengurangi silau pada layar.
Pencahayaan yang tepat sangat efektif mereduksi kelelahan mata.
4. Ergonomi Tanpa Harus Mahal
Tidak punya kursi kantor? Tidak masalah. Gunakan bantal kecil (cushion) untuk menopang punggung bawah dan footrest sederhana agar posisi duduk lebih rileks.
Jangan ragu berpindah posisi, misalnya dari meja makan ke teras, agar tubuh tidak kaku.
Baca Juga: OTT Bupati Tulungagung, Ini Daftar Nama Belasan Pejabat Pemkab yang Diperiksa Penyidik
5. Kelola Kebisingan Secara Realistis
Rumah tidak akan pernah sepi sepenuhnya. Gunakan furnitur lembut seperti tirai tebal, karpet, atau sofa besar untuk meredam gema ruangan.
Manfaatkan headset noise-cancelling untuk rapat penting dan komunikasikan jadwal kerja Anda kepada anggota keluarga lain.
6. Meja Rapi, Pikiran Fokus
Hanya letakkan barang yang dibutuhkan di atas meja. Gunakan wadah penyimpanan portabel, troli kecil, atau rak dinding untuk menyembunyikan kabel dan dokumen.
Area kerja yang bersih secara visual akan mengurangi beban mental Anda.
7. Bangun Kebiasaan Mulai dan Selesai
Ciptakan rutinitas untuk menandai batas waktu. Misalnya, menata meja satu menit sebelum mulai atau mematikan lampu meja sebagai sinyal hari kerja berakhir.
Ritual ini membantu otak berpindah dari mode profesional ke mode personal dengan lebih mulus. (naz)
Editor : Mizan Ahsani