Jawa Pos Radar Madiun - Fluktuasi harga bahan bakar minyak mendorong minat masyarakat beralih ke kendaraan listrik roda dua.
Memasuki kuartal II/2026, produsen semakin agresif menghadirkan motor listrik dengan harga lebih terjangkau.
Dukungan subsidi pemerintah serta inovasi seperti sistem sewa baterai turut membuat biaya awal kepemilikan semakin ringan.
Berikut daftar motor listrik yang banyak diminati di Indonesia tahun 2026.
1. Polytron Fox-R
Polytron menghadirkan Fox-R sebagai salah satu model paling kompetitif di kelas menengah.
• Kapasitas baterai: 3,75 kWh
• Jarak tempuh: hingga 130 km
• Kecepatan maksimal: 90 km/jam
• Sistem: sewa baterai
Model ini menekan harga awal dengan skema sewa baterai, sehingga lebih terjangkau bagi pengguna baru.
Harga OTR Jakarta: Rp14.400.000 (setelah subsidi)
2. Alva Cervo
Alva menyasar pengguna urban dengan performa tinggi dan fitur modern.
• Torsi: 53,5 Nm (Boost Mode)
• Fitur: konektivitas aplikasi
• Sertifikasi: IP67 (tahan air)
Motor ini dikenal responsif dengan akselerasi instan untuk penggunaan dalam kota.
Harga OTR Jakarta: Rp37.750.000 – Rp42.750.000
3. United E-Motor TX3000
United menghadirkan TX3000 untuk kebutuhan medan berat.
• Sistem baterai: dual battery
• Jarak tempuh: hingga 120 km
• Fitur: suspensi ganda, rem cakram
Kemampuan menanjak menjadi salah satu keunggulan utama motor ini.
Harga OTR Jakarta: Rp42.900.000 (setelah subsidi)
4. Gesits Raya G
Gesits terus memperkuat pasar lewat model Raya G.
• Desain: naked handlebar
• Ergonomi: nyaman untuk kemacetan
• TKDN tinggi: memudahkan servis
Motor ini cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.
Harga OTR Jakarta: Rp20.980.000
5. Smoot Zuzu
Smoot menawarkan solusi praktis dengan sistem swap baterai.
• Sistem: tukar baterai
• Waktu swap: <10 detik
• Desain: retro modern
Pengguna tidak perlu menunggu pengisian daya, cukup menukar baterai di titik yang tersedia.
Harga: Rp15.600.000 (setelah subsidi)
Skema Subsidi dan Tren 2026
Pemerintah masih memberikan insentif hingga Rp7 juta untuk pembelian motor listrik bagi masyarakat yang memenuhi syarat.
Potongan ini langsung mengurangi harga di tingkat dealer.
Selain itu, beberapa produsen mulai menawarkan skema fleksibel seperti sewa kendaraan harian untuk kebutuhan komersial.
Penurunan harga baterai global dan dukungan kebijakan fiskal membuat harga motor listrik relatif stabil sepanjang 2026.
Editor : Ockta Prana Lagawira