Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Anak Pertama Menikah dengan Anak Ketiga: Membedah Mitos Lusan dalam Budaya Jawa

Alfiah Sidiq • Minggu, 12 April 2026 | 17:07 WIB
Ilustrasi pernikahan (FREEPIK)
Ilustrasi pernikahan (FREEPIK)

Jawa Pos Radar Madiun - Dalam khazanah budaya Jawa, terdapat istilah "Lusan" atau singkatan dari Telu karo Sepisan (Tiga dengan Satu). Istilah ini merujuk pada pantangan pernikahan antara anak pertama dengan anak ketiga.

Meski zaman telah berganti ke arah yang lebih rasional, mitos ini sering kali masih menjadi ganjalan serius bagi pasangan yang tengah merencanakan masa depan.

Bagaimana kita harus menyikapi kepercayaan ini di era modern? Mari kita bedah dari berbagai sudut pandang.

1. Sudut Pandang Tradisi: Filosofi dan Weton

Dalam pandangan tradisional, larangan "Lusan" berakar pada kekhawatiran akan ketidakharmonisan.

2. Sudut Pandang Psikologi: Komunikasi di Atas Urutan Lahir

Secara ilmiah, tidak ada bukti statistik atau biologis yang mendukung bahwa urutan lahir menentukan kegagalan pernikahan.

Baca Juga: Mengapa Menikah di Bulan Suro Dilarang? Menelusuri Jejak Spiritual dan Tradisi Jawa

3. Makna Simbolis: Nasihat untuk Berhati-hati

Alih-alih dianggap sebagai kutukan, banyak budayawan menilai pantangan ini sebagai pesan waspada. Leluhur ingin mengingatkan bahwa menyatukan dua latar belakang kepribadian yang berbeda membutuhkan usaha ekstra.

Kesimpulan: Mitos atau Fakta?

Secara medis dan ilmiah, larangan ini adalah Mitos. Namun, secara budaya, ia adalah Simbol Kearifan Lokal yang mengingatkan pasangan untuk lebih dalam mengenal karakter satu sama lain sebelum berkomitmen.

Di era modern, banyak pasangan "Lusan" yang tetap menikah dan hidup harmonis. Kuncinya adalah tidak membiarkan mitos menjadi sugesti negatif, melainkan menjadikannya motivasi untuk membangun komunikasi yang lebih kuat guna membuktikan bahwa cinta dan kerja keras mampu melampaui ramalan apa pun. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#lusan #anak ketiga #anak pertama #jawa #pernikahan