Jawa Pos Radar Madiun – Harga bahan bakar yang fluktuatif membuat banyak pengendara motor mulai mencari cara agar konsumsi BBM lebih efisien. Apalagi untuk penggunaan harian dengan mobilitas tinggi, penghematan sekecil apa pun akan sangat terasa bagi kantong dalam jangka panjang.
Menariknya, menghemat BBM tidak selalu berarti mengorbankan performa motor menjadi loyo. Dengan teknik berkendara yang tepat dan perawatan yang konsisten, motor Anda bisa tetap responsif namun tetap hemat bahan bakar. Berikut adalah langkah-langkahnya.
Cara Efektif Menghemat BBM Motor
1. Terapkan Gaya Berkendara yang Halus
Cara paling sederhana namun paling berdampak adalah mengubah kebiasaan memutar tuas gas. Hindari gaya berkendara agresif seperti tarikan gas mendadak (hentakan) dan pengereman mendadak yang tidak perlu.
Baca Juga: Etika Riding Rombongan yang Wajib Diketahui Biar Touring Aman dan Tertib
Akselerasi yang diurut secara halus membuat proses pembakaran di ruang mesin menjadi jauh lebih efisien.
2. Jaga Kecepatan Tetap Stabil
Sering melakukan stop-and-go atau mengubah kecepatan secara drastis akan menyedot lebih banyak bensin. Cobalah untuk menjaga kecepatan konstan pada putaran mesin yang ideal (ekonomis).
Baca Juga: Riding Malam Hari Lebih Berisiko? Ini Tips Aman yang Wajib Kamu Tahu!
Di jalan raya yang lengang, kecepatan stabil antara 40–60 km/jam biasanya merupakan sweet spot bagi sebagian besar motor untuk mencapai efisiensi tertinggi.
3. Servis Rutin Secara Berkala
Mesin yang kotor bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak energi. Pastikan komponen vital selalu dalam kondisi bersih dan prima, terutama:
Filter Udara: Aliran udara yang tersumbat membuat campuran bensin jadi lebih boros.
Busi: Busi yang sudah lemah membuat pembakaran tidak sempurna.
Sistem Injeksi/Karburator: Pastikan pengabutan bahan bakar tetap presisi.
4. Gunakan Oli dengan Viskositas yang Tepat
Oli yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan membantu mengurangi gesekan antar komponen mesin. Mesin yang bergerak lebih ringan tidak memerlukan banyak tenaga (dan bensin) untuk bekerja.
Baca Juga: Cara Membawa Barang Banyak Saat Touring Tanpa Ribet dan Tetap Aman
5. Perhatikan Tekanan Angin Ban
Ini adalah poin yang paling sering disepelekan. Ban yang kurang angin menciptakan hambatan gulir (rolling resistance) yang lebih besar. Akibatnya, mesin butuh tenaga ekstra hanya untuk memutar roda, yang berujung pada borosnya BBM.
6. Hindari Membawa Beban Berlebih
Setiap tambahan beban pada motor akan memaksa mesin bekerja lebih ekstra. Singkirkan aksesori yang tidak perlu dan bawa barang bawaan seperlunya saja agar kerja mesin tetap ringan.
7. Pilih Bahan Bakar dengan Oktan yang Sesuai
Gunakan BBM dengan oktan yang direkomendasikan pada manual motor Anda (misalnya RON 90 atau 92). Menggunakan oktan yang terlalu rendah dari spesifikasi kompresi mesin justru menyebabkan knocking (ngelitik), pembakaran tidak sempurna, dan pemborosan bensin.
Baca Juga: Mengenal Gaya Bonsai Fukinagashi: Keindahan Dramatis Pohon yang Tertiup Angin
8. Memanaskan Mesin Secukupnya
Memanaskan motor selama 5 hingga 10 menit hanya akan membuang bensin secara sia-sia. Teknologi motor modern hanya butuh 1–2 menit untuk memastikan oli bersirkulasi ke seluruh komponen sebelum siap dikendarai.
Menghemat BBM motor sebenarnya bukan rahasia besar; kuncinya ada pada disiplin gaya berkendara dan ketelitian dalam perawatan teknis. Dengan menerapkan tips di atas, Anda tidak hanya menghemat biaya pengeluaran, tetapi juga membantu menjaga keawetan mesin motor Anda.
Editor : Nur Wachid