Jawa Pos Radar Madiun - Peniruan merek aki GS Astra di pasar otomotif Indonesia kian marak terjadi.
Sebagai pemuncak pasar (market leader) yang telah membangun reputasi selama puluhan tahun, nama GS Astra kerap dicatut oleh oknum produsen.
Terutama untuk meraup keuntungan instan dengan cara mendompleng ketenaran merek tersebut.
Banyak konsumen yang langsung mengasosiasikan kualitas tinggi dengan huruf "GS", tanpa menyadari bahwa banyak produk di pasaran yang sengaja dibuat sangat mirip secara visual.
Padahal memiliki kualitas yang jauh berbeda.
Banyak produsen lokal maupun impor memanfaatkan sejarah nama "GS" (singkatan dari Genzo Shimadzu, pendiri GS Yuasa) untuk mendaftarkan merek dengan embel-embel tambahan yang tersamar.
Beberapa taktik yang sering ditemukan di lapangan antara lain:
-
Penambahan Kata Kecil: Menggunakan tulisan "GS" yang besar, namun diikuti kata lain dengan font kecil atau samar, seperti GS Gold, GS Calsium, GS Premium, dan sejenisnya.
-
Kemasan Identik: Menggunakan kombinasi warna dan layout kotak yang sangat mirip dengan desain orisinal untuk mengelabui mata pembeli yang terburu-buru.
Baca Juga: Baterai Nuklir Mobil Listrik: Tanpa Cas Selama 50 Tahun, Kapan Mulai Diproduksi Massal?
Cara Pasti Membedakan GS Astra yang Asli
Agar tidak terjebak membeli produk "mirip" yang kualitasnya belum teruji, perhatikan detail kecil yang menjadi pembeda utama berikut ini:
| Poin Periksa | Karakteristik GS Astra ASLI |
| Nama Produsen | Tercantum dengan jelas: PT Astra Otoparts. |
| Logo & Font | Memiliki bentuk huruf dan warna biru-kuning yang spesifik dan tajam. |
| Barcode / QR Code | Dilengkapi sistem pelacakan (tracking) digital yang dapat divalidasi. |
| Jaringan Penjual | Tersedia di outlet resmi seperti Shop&Drive atau diler berlogo Astra. |
Pentingnya Membeli di Jalur Resmi
Membeli aki melalui jaringan distribusi resmi PT Astra Otoparts bukan sekadar soal keaslian produk, tetapi juga berkaitan dengan keamanan kendaraan Anda.
Produk asli menjamin standar kualitas pabrikan yang stabil serta memberikan kepastian klaim garansi yang sah jika terjadi kendala pada masa pemakaian.
Ingat, aki yang tidak standar berisiko merusak sistem kelistrikan kendaraan dan memiliki usia pakai yang jauh lebih pendek, sehingga pada akhirnya justru akan merugikan kantong Anda. (naz)
Editor : Mizan Ahsani