Jawa Pos Radar Madiun - Menghilangkan karat pada bodi mobil membutuhkan penanganan cepat agar tidak menyebar ke bagian logam lainnya.
Dalam dunia otomotif, penyebaran karat sering disebut sebagai "kanker" kendaraan karena sifatnya yang merusak secara perlahan namun pasti melalui reaksi kimia oksidasi.
Jika karat sudah menyebabkan lubang besar atau keropos parah, membawa mobil ke bengkel Body Repair untuk pengelasan adalah keharusan.
Namun, jika karat masih di level permukaan, Anda bisa mengatasinya sendiri dengan langkah berikut:
1. Identifikasi Tingkat Keparahan Karat
Sebelum bertindak, kenali jenis karat yang menyerang mobil Anda:
-
Karat Permukaan: Hanya berupa bintik atau lapisan tipis di atas cat (biasanya akibat goresan).
-
Karat Sedang: Sudah merusak lapisan cat dan mulai membentuk gelembung (bubbling).
-
Karat Berat (Keropos): Logam sudah berlubang, rapuh, dan membutuhkan penggantian plat.
2. Persiapan Alat dan Bahan
-
Ampelas: Ukuran kasar (80-120) dan halus (400-1000).
-
Cairan Penghilang Karat: Rust Remover atau Converter.
-
Dempul Mobil: Body Filler.
-
Pengecatan: Cat dasar (Primer), cat warna senada, dan Clear Coat.
-
Pembersih: Kain mikrofiber dan alkohol/degreaser.
Baca Juga: Jangan Asal Beli karena Logo GS! Simak Tips Menghindari Aki Abal-Abal yang Mirip Asli
3. Langkah-Langkah Perbaikan Mandiri
Tahap Pembersihan
-
Kikis Karat: Gosok area yang berkarat menggunakan ampelas kasar hingga terlihat logam bersih (warna perak/krom). Pastikan tidak ada sisa bintik cokelat.
-
Gunakan Rust Converter: Jika karat berada di sudut yang sulit dijangkau, aplikasikan cairan rust converter untuk mengubah sisa oksida besi menjadi lapisan pelindung hitam.
Tahap Penutupan & Penghalusan
-
Aplikasi Dempul: Jika permukaan menjadi cekung setelah dikikis, tutup dengan dempul secara tipis dan merata.
-
Ampelas Halus: Setelah dempul kering total, gunakan ampelas halus yang dibasahi air (wet sanding) hingga permukaan rata dengan bodi sekitarnya.
Tahap Pengecatan (Finishing)
-
Cat Dasar (Primer): Semprotkan primer khusus logam untuk mencegah karat muncul kembali di bawah lapisan cat.
-
Cat Warna & Clear Coat: Semprotkan cat warna secara tipis dan berulang agar tidak "meler". Terakhir, gunakan clear coat untuk memberikan efek kilap dan melindungi cat dari cuaca.
4. Tips Pencegahan Agar Karat Tak Kembali
-
Cuci Setelah Hujan: Air hujan bersifat asam dan menjadi pemicu utama korosi. Segera bilas mobil dengan air bersih.
-
Anti Karat Tambahan: Aplikasikan lapisan anti karat tambahan di area rentan seperti kolong mobil dan spakbor (wheel arch).
-
Segera Tutup Goresan: Jangan biarkan cat yang terkelupas terbuka lama. Gunakan touch-up paint untuk mencegah logam bereaksi dengan udara luar.
(naz)
Editor : Mizan Ahsani