Jawa Pos Radar Madiun - Apple dilaporkan tengah mengembangkan chip Kecerdasan Artifisial (AI) besutannya sendiri secara rahasia dengan kode internal "Baltra".
Langkah ini menandai ambisi besar raksasa teknologi asal Cupertino tersebut untuk membangun kedaulatan infrastruktur AI yang mandiri dan aman.
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Apple dikabarkan kembali menggandeng mitra setianya, perusahaan semikonduktor raksasa asal Taiwan, TSMC.
Berdasarkan laporan Gizmochina, chip "Baltra" tidak dirancang untuk perangkat konsumen biasa, melainkan untuk mendukung infrastruktur cloud internal Apple.
Fokus utamanya adalah pemrosesan data yang aman serta penanganan beban kerja AI skala besar di sisi server.
Pergeseran ini sangat signifikan karena menunjukkan ekspansi Apple dari perusahaan perangkat keras konsumen murni menjadi pemain utama dalam komputasi AI skala besar.
Baca Juga: Bye Lemot! Ini 10 Rekomendasi HP 5G Paling Worth It di 2026 tanpa Bikin Kantong Jebol
Spesifikasi Teknis: Proses 3nm Generasi Kedua
Chip Baltra diprediksi akan membawa spesifikasi tingkat tinggi guna memastikan performa yang tak tertandingi:
-
Teknologi N3E: Diproduksi menggunakan proses 3nm generasi kedua milik TSMC yang menawarkan peningkatan efisiensi daya dan kinerja jauh di atas generasi sebelumnya.
-
Kemasan SoIC (System on Integrated Chips): Apple berinvestasi besar pada teknologi pengemasan canggih ini, yang memungkinkan penumpukan komponen secara vertikal untuk transfer data yang lebih cepat.
-
Arsitektur Chiplet: Desain ini memungkinkan beberapa chip khusus bekerja bersama dalam satu paket, meningkatkan skalabilitas dan optimasi beban kerja AI secara lebih efektif.
Apple dilaporkan telah memesan kapasitas produksi yang sangat besar di TSMC untuk beberapa tahun mendatang.
Sebagian besar kapasitas ini dialokasikan khusus untuk chip server AI seperti Baltra, yang mengindikasikan bahwa ini adalah investasi jangka panjang yang serius.
Strategi ini menyoroti rencana besar Apple untuk mengontrol ekosistem AI mulai dari level silikon (chip), pengemasan, hingga infrastruktur cloud.
Selain itu, juga menjamin privasi pengguna dengan mengelola pemrosesan AI di server milik sendiri.
Apple juga berupaya mengurangi ketergantungan pada penyedia chip eksternal seperti NVIDIA dalam menjalankan fungsi AI mereka. (naz)
Editor : Mizan Ahsani