Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jangan Asal Percaya Hoaks, Ahli Ungkap Fakta Risiko Karsinogenik pada Produk Perawatan Kulit

Yunita Tri Desianti • Selasa, 14 April 2026 | 10:03 WIB
Ilustrasi kulit leher cerah. (ERHA)
Ilustrasi kulit leher cerah. (ERHA)

Jawa Pos Radar Madiun - Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kekhawatiran mengenai penggunaan produk perawatan kulit (skincare) yang berisiko memicu kanker pun turut mencuat.

Banyak orang mulai memilah kandungan kimia dalam produk harian mereka karena takut akan efek karsinogenik.

Melansir dari Hindustan Times, Dr. Jayesh Sharma, seorang ahli onkologi asal Raipur, India, memberikan penjelasan medis untuk meluruskan kekhawatiran tersebut.

Menurutnya, memahami konsentrasi zat kimia dan cara penggunaan produk adalah kunci utama dalam menilai risiko.

1. Produk Bilas vs Produk Tanpa Bilas

Dr. Sharma membagi produk perawatan tubuh menjadi dua kategori utama untuk memudahkan masyarakat memahami tingkat risikonya:

Produk yang Dibilas (Wash-off Products)

Produk seperti sampo, sabun mandi, dan sabun 2-in-1 untuk rambut dan badan masuk dalam kategori ini.

Produk Tanpa Bilas (Leave-on Products)

Produk seperti pelembap, parfum, dan deodoran dibiarkan menempel di tubuh dalam waktu lama, sehingga memerlukan perhatian lebih mendalam.

Baca Juga: Gagal Damai, AS Blokade Selat Hormuz dan Trump Semprot Paus Leo XIV

2. Mitos Paraben dan Gangguan Hormonal

Banyak pelembap mengandung senyawa paraben yang sering dituding mengganggu keseimbangan hormon. Namun, Dr. Sharma menekankan beberapa poin penting:

3. Parfum, Deodoran, dan Penderita PCOS

Parfum dan deodoran mengandung senyawa yang jika diserap kulit dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan hormonal.

4. Risiko Krim Pemutih Kulit

Berbeda dengan pelembap atau sampo, Dr. Sharma memperingatkan bahwa ada produk yang membawa risiko kesehatan nyata, yaitu krim pemutih kulit.

Hampir semua produk mengandung zat kimia, namun tidak semuanya berbahaya. Fokuslah pada produk yang sudah terjamin keamanannya dan hindari penggunaan produk pemutih tanpa pengawasan medis yang mengandung zat beracun seperti merkuri. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#skincare penyebab kanker #bahaya #kanker #perawatan kulit #skincare