Jawa Pos Radar Madiun — Mengalami benturan yang menyebabkan memar tentu sangat tidak nyaman. Selain muncul warna kebiruan atau keunguan di kulit, rasa nyeri dan bengkak sering kali menyertainya. Namun, masih banyak orang yang keliru mengenai langkah penanganan awal: memar sebaiknya dikompres hangat atau dingin?
Pemilihan jenis kompres yang tepat sangat bergantung pada durasi memar tersebut muncul. Berikut adalah panduan waktu yang tepat untuk menggunakan kompres es dan kompres hangat agar proses penyembuhan lebih maksimal.
Kapan Harus Menggunakan Kompres Dingin?
Kompres dingin adalah tindakan wajib untuk memar baru (fase akut). Suhu dingin bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah yang pecah akibat benturan.
Baca Juga: Harga Aspal Naik 20 Persen, Perbaikan Jalan Ponorogo Terpangkas
Waktu Terbaik: Gunakan pada 24 hingga 48 jam pertama setelah benturan terjadi.
Manfaat: Membantu memperlambat aliran darah ke area cedera, mengurangi peradangan, serta meminimalkan pembengkakan dan luas memar.
Cara yang Benar: Bungkus es batu atau cold pack dengan kain atau handuk (jangan tempelkan es langsung ke kulit). Tempelkan selama 15–20 menit, ulangi beberapa kali sehari dengan jeda waktu.
Kapan Harus Beralih ke Kompres Hangat?
Setelah bengkak awal mulai mereda dan memar sudah melewati fase 48 jam, barulah kompres hangat bisa digunakan untuk tahap pemulihan.
Waktu Terbaik: Setelah melewati 48 jam (hari kedua) sejak benturan.
Manfaat: Suhu hangat membantu melebarkan pembuluh darah (vasodilatasi). Hal ini meningkatkan aliran darah ke area memar untuk membantu penyerapan kembali sisa-sisa darah yang terjebak di bawah kulit, sehingga warna memar lebih cepat pudar. Selain itu, kompres hangat efektif meredakan kaku otot.
Cara yang Benar: Gunakan handuk yang direndam air suam-suam kuku (suhu ideal 36–38°C). Hindari air yang terlalu panas agar kulit tidak iritasi atau melepuh. Tempelkan selama 15–20 menit.
Urutan Adalah Kunci
Jangan terbalik dalam menangani memar. Urutan yang benar adalah: Dahului dengan dingin (es) untuk membekukan perdarahan bawah kulit, kemudian lanjutkan dengan hangat untuk melancarkan sirkulasi penyembuhan.
Jika memar tidak kunjung membaik setelah seminggu, terasa sangat nyeri yang hebat, atau muncul tanpa sebab yang jelas, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Editor : Nur Wachid