Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Telinga Berdenging: Pertanda Sedang Dibicarakan Orang atau Masalah Kesehatan? Cek Faktanya!

Bagas Bimantara • Selasa, 14 April 2026 | 13:41 WIB
Telinga Berdenging. (ILUSTRASI)
Telinga Berdenging. (ILUSTRASI)

Jawa Pos Radar Madiun — Pernahkah Anda merasa telinga tiba-tiba berdenging padahal suasana sekitar sedang sunyi? Di Indonesia, fenomena ini sering dikaitkan dengan mitos "sedang dibicarakan orang lain". Namun, dalam dunia kedokteran, kondisi ini memiliki istilah medis tersendiri dan bisa menjadi sinyal penting dari tubuh Anda.

Apakah telinga berdenging benar-benar sebuah pertanda sosial, atau justru gejala tinnitus? Mari kita bedah perbedaan antara mitos populer dan fakta medis di baliknya.

Telinga Berdenging Menurut Mitos & Tradisi

Dalam berbagai kepercayaan budaya, arah telinga yang berdenging memiliki makna yang berbeda-beda:

Baca Juga: Mata Kedutan Sebelah Kanan: Pertanda Rezeki atau Faktor Kelelahan? Cek Mitos & Faktanya!

Telinga Kiri Berdenging: Banyak yang percaya ini adalah pertanda bahwa Anda sedang dibicarakan orang lain, sering kali dalam konteks yang negatif atau gunjingan.

Telinga Kanan Berdenging: Sering dianggap sebagai sinyal positif, seperti akan datangnya kabar baik, rezeki, atau pujian dari seseorang.

Perspektif Spiritual: Sebagian masyarakat juga menganggap dengingan ini sebagai bentuk teguran atau pengingat untuk tetap waspada dan banyak berdoa.

Baca Juga: Sariawan Perih? Sebaiknya Minum Air Dingin atau Hangat untuk Meredakannya?

Meskipun mitos ini sangat melekat di masyarakat, secara ilmiah tidak ada hubungan antara telinga berdenging dengan aktivitas pembicaraan orang lain di tempat jauh.

Fakta Medis: Apa Itu Tinnitus?

Secara medis, telinga berdenging disebut dengan Tinnitus. Ini bukan sebuah penyakit, melainkan gejala dari adanya gangguan di sistem pendengaran atau saraf. Bunyi yang didengar bisa bermacam-macam, mulai dari mendenging (ringing), menderu (roaring), hingga berdetak (clicking).

Berikut adalah penyebab medis yang umum terjadi:

Paparan Suara Bising: Terlalu lama menggunakan earphone dengan volume keras atau bekerja di lingkungan bising.

Penumpukan Kotoran: Kotoran telinga yang menyumbat saluran dapat mengubah tekanan dan memicu bunyi.

Infeksi Telinga: Peradangan pada telinga tengah sering kali disertai gejala berdenging.

Kondisi Kesehatan Lain: Tekanan darah tinggi, kolesterol, stres berat, hingga efek samping obat-obatan tertentu (seperti aspirin atau antibiotik dosis tinggi).

Baca Juga: Memar Sebaiknya Kompres Hangat atau Dingin? Jangan Salah, Ini Penjelasan Medisnya!

Dua Jenis Tinnitus yang Perlu Diketahui

Tinnitus Subjektif: Jenis paling umum, di mana hanya Anda yang bisa mendengar suara tersebut.

Tinnitus Objektif: Kondisi langka di mana dokter juga dapat mendengar suara tersebut saat melakukan pemeriksaan menggunakan stetoskop di dekat telinga Anda (biasanya karena gangguan pembuluh darah).

Kapan Anda Harus Waspada?

Walaupun sering kali hilang dengan sendirinya, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter THT jika:

Denging hanya terjadi pada satu sisi telinga saja.

Disertai dengan vertigo (pusing berputar) atau hilangnya keseimbangan.

Terjadi penurunan kemampuan pendengaran secara mendadak.

Denging disertai dengan nyeri hebat atau keluarnya cairan dari telinga.

Menghubungkan telinga berdenging dengan mitos mungkin terasa menarik, namun memahami tinnitus secara medis jauh lebih penting untuk menjaga kesehatan pendengaran Anda. Jika dengingan muncul karena kelelahan, istirahatlah yang cukup dan hindari tempat bising.

Editor : Nur Wachid
#telinga berdenging #arti telinga berdenging #tinnitus adalah #penyebab telinga berdenging #telinga berdenging pertanda apa