Jawa Pos Radar Madiun - Masih banyak pengguna smartphone yang percaya bahwa semakin besar RAM, maka HP akan otomatis semakin "ngebut".
Namun, kenyataannya RAM besar hanya membantu stabilitas multitasking, sementara kecepatan pemrosesan data sesungguhnya bergantung pada kualitas Chipset atau prosesornya.
Jika harus memilih, lebih baik memiliki HP dengan RAM 8GB dengan Chipset kelas atas (flagship) daripada HP dengan RAM 16GB namun menggunakan Chipset kelas bawah.
Berikut adalah alasannya:
1. Analogi Meja Kerja dan Pekerja
Untuk mempermudah, bayangkan komponen HP Anda seperti sebuah ruang kerja:
-
RAM (Meja Kerja): Semakin luas meja kerja, semakin banyak berkas (aplikasi) yang bisa ditaruh sekaligus. Ini membuat perpindahan antar-aplikasi terasa instan.
-
Chipset/CPU (Pekerja): Seberapa cepat berkas tersebut selesai dikerjakan tergantung pada kecepatan si pekerja. Meja luas (RAM besar) dengan pekerja lamban (Chipset lambat) tetap akan membuat tugas berat seperti ekspor video terasa lama.
Baca Juga: Deretan Tempat Sampah Ini Lebih Mahal dari UMR, Salah Satunya Milik Tasya Farasya yang Viral
2. Kapan RAM Benar-Benar Berpengaruh?
RAM akan terasa "mempercepat" HP hanya jika Anda sering membuka banyak aplikasi secara bersamaan atau menjalankan aplikasi yang sangat "rakus" memori seperti game berat dan pengeditan video 4K.
Jika RAM sudah mencukupi (misalnya 12GB), menambahnya menjadi 24GB tidak akan membuat browsing atau chatting terasa lebih cepat.
3. Kesimpulan
RAM adalah "kapasitas", sedangkan Chipset adalah "tenaga".
Untuk penggunaan jangka panjang, utamakan Chipset dengan teknologi fabrikasi terbaru (3nm) karena ia adalah otak utama yang menentukan seberapa kencang HP Anda berlari. (naz)
Editor : Mizan Ahsani