Jawa Pos Radar Madiun - Peta persaingan aplikasi digital di Rusia mengalami pergeseran drastis pada awal tahun 2026.
Berdasarkan laporan terbaru dari Kommersant, Senin (13/4), jumlah pengguna aplikasi perpesanan asal Asia di Rusia mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 60 persen sepanjang bulan Maret.
Fenomena ini muncul secara tak terduga di tengah melambatnya aktivitas pengguna pada platform Telegram, yang selama ini menjadi pemain dominan di wilayah tersebut.
Data yang dirilis oleh operator telekomunikasi MTS menunjukkan bahwa platform asal Asia kini mulai mencuri perhatian besar dari netizen Rusia.
Baca Juga: OJK Rilis Roadmap Strategis 2026-2030: Fokus Pasar Derivatif dan Instrumen Berbasis ESG
Daftar Aplikasi Asia yang Naik Daun
Laporan tersebut menggarisbawahi tiga platform utama yang mencatat pertumbuhan popularitas paling kuat:
-
WeChat (China)
-
KakaoTalk (Korea Selatan)
-
BiP (Turkiye)
Secara khusus, WeChat mencatatkan ekspansi yang sangat masif. Aktivitas harian pengguna aplikasi asal Tiongkok ini meroket hingga 67 persen hanya dalam periode Januari ke Februari tahun ini. (naz)
Editor : Mizan Ahsani