Jawa Pos Radar Madiun - Produsen otomotif asal China, Aion, mempertegas komitmennya dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman melalui model terbaru mereka, Aion UT.
Perusahaan mengklaim bahwa bodi kendaraan ini diselimuti oleh 71 persen struktur baja berkekuatan tinggi guna menjamin perlindungan maksimal bagi penggunanya.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menjelaskan bahwa Aion UT dikembangkan dengan pendekatan menyeluruh, mulai dari penggunaan material sasis yang kokoh hingga integrasi teknologi keselamatan aktif yang cerdas.
"Kami ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan di setiap perjalanan," ujar Andry melalui keterangan resminya, Rabu (15/4).
Inovasi Struktur Bodi Dragon-Bone
Salah satu keunggulan utama Aion UT terletak pada arsitektur Dragon-Bone Embraced Body Structure. Teknologi ini dirancang untuk memberikan perlindungan 720° secara menyeluruh ke seluruh kabin.
Struktur ini bekerja dengan cara menyerap dan mendistribusikan energi benturan dari berbagai arah.
Selain itu, Aion memperkenalkan desain one-piece hot-formed double door ring, sebuah inovasi yang meningkatkan kekuatan rangka pintu secara signifikan tanpa mengorbankan efisiensi bobot kendaraan.
Baca Juga: Intip Interior Mewah Xpeng GX, SUV Pintar 6 Kursi dengan Kaca Berbasis AI
Perlindungan Kantong Udara Meluas
Untuk perlindungan interior, Aion UT dibekali dengan enam airbag. Namun, yang menjadi pembeda adalah teknologi V-shaped side air curtain.
-
Panjang Maksimal: Mencapai 2,1 meter, lebih panjang dari standar umum di kelasnya.
-
Cakupan: Melindungi area dari Pilar A hingga Pilar C secara utuh.
-
Fungsi Khusus: Memberikan perlindungan ekstra pada area kepala penumpang belakang, termasuk anak-anak.
Tekonologi Keselamatan Aktif: Full-Scenario Active Safety Suite
Selain perlindungan pasif melalui struktur baja, Aion UT juga membenamkan beragam fitur keselamatan aktif modern untuk mencegah terjadinya kecelakaan melalui pemantauan real-time:
-
Pencegahan Benturan: Automatic Emergency Braking (AEB) dan Forward Collision Warning (FCW).
-
Penjaga Jalur: Lane Departure Warning (LDW), Lane Departure Prevention (LDP), dan Emergency Lane Keeping (ELK).
-
Kewaspadaan Area Buta: Blind Spot Detection (BSD), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), serta Rear Collision Warning (RCW).
-
Fitur Keamanan Keluar: Door Opening Warning (DOW) yang memberikan peringatan saat penumpang hendak membuka pintu jika ada objek yang mendekat dari belakang.
Untuk memudahkan manuver di ruang sempit, pengemudi juga didukung oleh kamera panoramic 3R1V yang memberikan visibilitas luas di sekitar kendaraan.
Berkat kombinasi struktur baja 71 persen, inovasi Dragon-Bone, dan asisten mengemudi cerdas, Aion UT mencoba mencuri perhatian konsumen Indonesia yang kini semakin kritis terhadap standar keselamatan.
Kendaraan ini tidak hanya menjual efisiensi mesin listrik, tetapi juga integritas kabin yang siap melindungi penumpang dari berbagai skenario risiko di jalan raya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani