Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mitos Buah Impor Lebih Sehat: Mengapa Buah Lokal Justru Unggul dalam Nutrisi?

Alfiah Sidiq • Kamis, 16 April 2026 | 13:36 WIB
Ilustrasi mengemas panen buah rumahan.
Ilustrasi mengemas panen buah rumahan.

Jawa Pos Radar Madiun - Anggapan bahwa buah mahal pasti lebih bergizi masih mengakar kuat di masyarakat.

Buah impor dengan kemasan cantik sering kali dianggap memiliki kualitas nutrisi lebih tinggi dibanding buah lokal.

Namun, benarkah harga menentukan nilai gizi?

Sejumlah ahli gizi menegaskan bahwa kesegaran adalah kunci utama kualitas nutrisi. Dalam hal ini, buah lokal memiliki keunggulan yang sulit dikalahkan oleh buah impor.

Baca Juga: Sehat Tak Harus Mahal, Inilah Rahasia Jaga Imunitas dengan Kekayaan Buah Nusantara

Rantai Distribusi dan Kerusakan Vitamin

Buah lokal umumnya dipanen dalam kondisi matang pohon dan langsung didistribusikan ke pasar terdekat. Proses singkat ini menjaga kandungan nutrisi tetap optimal.

Sebaliknya, buah impor harus melalui perjalanan lintas negara yang memakan waktu lama.

Lama waktu distribusi dan penyimpanan di suhu dingin dalam jangka panjang dapat merusak kandungan vitamin yang sensitif, seperti Vitamin C dan antioksidan.

Semakin lama buah disimpan, semakin besar kemungkinan degradasi gizi terjadi sebelum sampai ke tangan konsumen.

Selain faktor kesegaran, buah lokal biasanya tidak memerlukan lapisan lilin atau bahan pengawet tambahan yang berlebihan untuk menjaga ketahanan selama pengiriman antarbenua.

Hal ini menjadikan buah lokal pilihan yang lebih alami dan aman untuk dikonsumsi secara rutin dalam jangka panjang. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#buah lokal #buah #nutrisi #kesehatan