Jawa Pos Radar Madiun - Banyak orang merasa frustrasi karena parfum mereka tidak tercium lagi hanya beberapa jam setelah disemprotkan.
Di musim hujan dengan kelembapan tinggi, molekul parfum memang lebih mudah pecah.
Selain cara pakai, faktor eksternal seperti penyimpanan dan jenis aroma dasar memegang peranan kunci.
Simak tiga faktor penting agar parfum Anda tetap segar sepanjang hari:
1. Pilih Aroma dengan Base Notes Kuat
Selama musim hujan, aroma ringan seperti jeruk atau bunga segar akan sangat cepat hilang.
Beralihlah ke parfum dengan aroma dasar kayu (woody), musk, atau oriental (seperti oud). Aroma ini memiliki molekul yang lebih berat dan stabil, sehingga mampu bertahan di tengah cuaca lembap.
Baca Juga: Wangi Seharian Meski Lembap, Ini 3 Teknik Memakai Parfum agar Awet di Kulit
2. Simpan di Tempat Sejuk dan Gelap
Jangan pernah menyimpan parfum di kamar mandi atau area yang terkena sinar matahari langsung. Suhu panas dan kelembapan tinggi di kamar mandi akan merusak komposisi kimia parfum.
Simpanlah botol parfum di tempat sejuk dan kering, seperti laci lemari, untuk menjaga kualitas aromanya tetap murni.
3. Manfaatkan Serat Pakaian
Menyemprotkan parfum pada pakaian dapat membantu menjaga wangi bertahan lebih lama dibandingkan di kulit.
Namun, pastikan menyemprot dari jarak minimal 15–20 cm untuk menghindari noda pada kain. Serat pakaian cenderung menahan molekul wewangian lebih baik daripada permukaan kulit yang berkeringat. (naz)
Editor : Mizan Ahsani