Waspada Bahaya Setir Mengunci! Kenali Penyebab Teknis di Balik Kegagalan Kemudi

Satrio Jati • Dipublikasikan Jumat, 17 April 2026 | 11:20 WIB
Ilustrasi setir mobil terkunci.
Ilustrasi setir mobil terkunci.

Jawa Pos Radar Madiun - Kasus setir mobil yang mengunci secara tiba-tiba saat melaju adalah mimpi buruk bagi setiap pengemudi.

Situasi ini sangat berbahaya karena hilangnya kendali arah secara total dapat memicu kecelakaan fatal.

Memahami mengapa sistem kemudi bisa gagal secara mendadak adalah langkah awal untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Secara teknis, ada beberapa faktor utama yang bisa menyebabkan gangguan pada kemudi:

1. Kegagalan Electronic Power Steering (EPS)

Pada mobil modern, motor listrik membantu meringankan putaran setir. Jika terjadi korsleting atau kegagalan sensor, bantuan ini hilang seketika.

Meski setir tidak "mengunci" secara mekanis, tekanannya akan menjadi sangat berat sehingga pengemudi merasa setir terkunci.

2. Masalah Ignition Barrel (Kunci Kontak)

Pada mobil dengan kunci fisik, kerusakan silinder kunci bisa memicu mekanisme steering lock aktif secara tidak sengaja, seolah-olah kunci dicabut saat mobil berjalan.

Baca Juga: Pahit yang Berkhasiat, Ini Sederet Manfaat Medis Mengonsumsi Kopi tanpa Gula

3. Malfungsi Modul ESCL

Pada mobil keyless, malfungsi pada modul Electric Steering Column Lock bisa menyebabkan sistem mengunci kolom setir karena kesalahan pembacaan sinyal.

4. Pompa Hidrolik Macet

Bagi mobil lama dengan sistem hidrolik, putusnya v-belt atau pompa yang macet akan menghilangkan tekanan bantuan kemudi secara total.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Sebelum terjadi penguncian total, biasanya muncul sinyal peringatan seperti lampu indikator EPS yang menyala di dasbor, munculnya suara dengung saat berbelok, atau setir yang mulai terasa berat sebelah.

Jika Anda merasakan gejala ini, segera lakukan pemeriksaan sebelum terjadi kegagalan total di jalan raya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
setir mobil terkunci setir mengunci gangguan penyebab