Jawa Pos Radar Madiun - Waspadalah jika Anda menerima panggilan dari nomor tak dikenal yang mendadak diam saat diangkat.
Fenomena "panggilan hening" ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan modus baru para pelaku kejahatan siber untuk merekam sampel suara Anda.
Modus ini bekerja dengan memanfaatkan teknologi AI Voice Cloning atau Deepfake Voice. Penipu hanya membutuhkan sampel suara yang sangat pendek.
Bahkan sekadar ucapan "halo" cukup untuk menciptakan tiruan suara yang hampir identik dengan aslinya.
Baca Juga: Terungkap! Uji Lab Pastikan Keracunan Massal MBG di Pacitan Akibat Bakteri
Suara tiruan ini kemudian digunakan untuk menelepon keluarga, sahabat, atau relasi kerja guna meminta uang atau melakukan penipuan dengan skema keadaan darurat.
Selain lewat telepon, penipu juga kerap mengambil sampel suara dari konten video yang Anda unggah di TikTok, Instagram Reels, atau YouTube.
Rekaman suara Anda bisa dimanipulasi untuk membuat pernyataan palsu yang bersifat ilegal sebagai alat pemerasan.
Meski sistem perbankan kian canggih, risiko penggunaan suara untuk verifikasi transaksi tetap menjadi ancaman yang patut diwaspadai di era digital ini. (naz)
Editor : Mizan Ahsani