Jawa Pos Radar Madiun - Menjaga kebersihan organ intim saat menstruasi adalah hal penting yang tidak boleh dianggap sepele. Kebiasaan sederhana seperti membersihkan area kewanitaan dengan benar dan rutin mengganti pembalut memiliki dampak besar terhadap kesehatan reproduksi perempuan.
Dokter spesialis dermatologi dan venereologi, dr. Kardiana Dewi, menekankan bahwa kebersihan area reproduksi harus selalu dijaga, baik saat menstruasi maupun di luar masa haid.
Cara Membersihkan Organ Intim yang Benar
Membersihkan organ intim tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada cara yang tepat agar area tersebut tetap sehat dan terhindar dari infeksi.
Baca Juga: Tak Cuma Tambah Nafsu Makan, Ini 6 Khasiat Jamu Beras Kencur bagi Tubuh
Menurut dr. Kardiana, membersihkan area kewanitaan sebaiknya dilakukan dari arah depan ke belakang menggunakan air bersih. Setelah itu, area tersebut harus segera dikeringkan.
Hal ini penting karena kelembapan berlebih dapat memicu iritasi dan mempercepat pertumbuhan mikroorganisme yang berbahaya.
Pentingnya Rutin Mengganti Pembalut
Selain menjaga kebersihan, mengganti pembalut secara rutin juga menjadi kunci utama saat menstruasi.
Baca Juga: Olahraga untuk Infeksi Saluran Kencing yang Aman Dilakukan
Pembalut sebaiknya diganti setiap 3–4 jam sekali, atau lebih sering jika aliran darah sedang banyak. Jika terlalu lama digunakan, darah yang menempel pada kulit dapat menyebabkan iritasi serta meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Tips Memilih Pembalut yang Tepat
Agar tetap nyaman selama menstruasi, pemilihan pembalut juga perlu diperhatikan. Berikut beberapa tipsnya:
Pilih pembalut dengan daya serap tinggi
Gunakan pembalut dengan permukaan yang tetap kering
Baca Juga: Menguak Mitos Minum Air Es Bisa Bikin Gemuk, Ternyata Justru Bantu Bakar Kalori!
Gunakan pembalut ukuran lebih panjang saat malam hari
Penggunaan pembalut yang tepat tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas istirahat saat tidur.
Menjaga Keseimbangan Alami Area Intim
Menjaga kesehatan reproduksi bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menjaga keseimbangan alami kulit di area intim.
Baca Juga: Cotard’s Syndrome: Saat Seseorang Merasa Dirinya Sudah Tidak Ada
Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda, sehingga penting untuk memilih produk yang sesuai, nyaman, dan aman digunakan.
Pentingnya Edukasi Sejak Dini
Sayangnya, edukasi tentang kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan. Data UNICEF Indonesia tahun 2020 menunjukkan bahwa satu dari empat anak perempuan belum mendapatkan informasi tentang menstruasi sebelum mengalaminya.
Kurangnya edukasi ini dapat menyebabkan rasa cemas, kurang percaya diri, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Karena itu, edukasi sejak dini sangat penting agar remaja perempuan lebih siap menghadapi menstruasi dan mampu menjaga kesehatan reproduksi dengan baik.
Bangun Kebiasaan Sehat Sejak Sekarang
Menjaga kebersihan organ intim dan rutin mengganti pembalut adalah langkah sederhana namun sangat penting. Dengan kebiasaan yang tepat, risiko iritasi dan infeksi bisa diminimalkan.
Editor : Rimba Febriani